Simbol Realitas Kehidupan dalam Novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas Karya Eka Kurniawan

Desi Nur Safitri

Abstract


Abstrak: Manusia sebagai animal symbolicum diartikan sebagai mahluk yang dapat berpikir rasional dapat membuat sebuah simbol, sebagai bentuk nyata mereka berbahasa dan saling berkomunikasi. Simbol religi dan simbol sosial yang ada disekitarnya. Cara manusia berkomunikasi dengan tuhan-Nya pun sangat beraneka ragam, seperti berdoa menyampaikan permohonan dalam wujud kitab suci. Manusia adalah social animal sekaligus cultural animal yang berarti manusia tidak dapat hidup sendirian melainkan berkelompok menciptakan dan memelihara ilmu pengetahuannya. Ada yang beranggapan bahwa sastra harus menggambarkan sebuah realitas dalam ranah estetika. Dengan demikian simbol yang digunakan oleh pengarang adalah salah satu hasil karya sastra di Indonesia yang perlu dipahami. Makna simbol mengambarkan kesepakatan untuk menerapkan makna tertentu dan simbol tertentu. Novel merupakan ungkapan realita kehidupan yang selalu menarik dan pelik untuk diperhatikan. Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas merupakan novel karangan Eka Kurniawan yang menggambarkan sosok Ajo Kawir pemuda tangguh dalam realitas kehidupan namun memiliki sisi gelap dalam segi biologis, yakni kuntul atau kemaluan yang dimiliki tidak dapat berdiri, dan memiliki pengaruh dalam proses kehidupan pribadinya serta dalam hidup bersosial.

Penelitian ini bertujuan mengetahui simbol realitas kehidupan religi dan simbol realitas kehidupan sosial yang ada pada novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan dengan instrumen pendukung berupa penjaringan data, korpus data, dan klasifikasi data. Setelah data terkumpul peneliti hasil dan pembahasan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu langkah-langkah membaca dan memahami dengan cermat seluruh isi novel, menandai setiap kata, frasa, dan kalimat, mengidentifikasi, mengkategorikan, mendeskripsikan dan menafsirkan simbol. Prosedur yang digunakan adalah persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian.

Hasil penelitian menunjukkan novel Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan mengandung simbol realitas kehidupan. Lebih khususnya simbol realitas kehidupan religi dan simbol realitas kehidupan sosial. Didalam novel kedua simbol tersebut sangat banyak ditemukan pada setiap babnya. Selain itu, pemaknaan juga dilakukan dengan menggunakan makna konseptual penulis dan kontekstual berdasarkan realitas kehidupan yang sebenarnya, simbol yang digambarkan banyak memiliki keselarasan dengan realitas kehidupan masa kini serta perkembangan masyarakat Indonesia.

Kata Kunci: Simbol, sastra, karya sastra, realitas kehidupan, religi, sosial, makna, novel, konseptual, kontekstual.


Full Text:

PDF

References


Badrih, Moh. 2017. Estetika Sastra (Estetika dan Interdisipliner Ilmu).(online),(http://genderi.org/estetika-sastra-dan-interdisipliner-ilmu.html, diakses 25 Oktober 2020).

Badrih, Moh. 2011. Estetika Sastra (Hakikat Keindahan).(online),(https://badriyadi.files.wordpress.com/.2011/10/1-hakikat-estetika.pdf, diakses 3 Maret 2021).

Busri, Hasan. Badrih, Moh. 2015. Linguistik Indonesia.Malang.Worldwide Readers.

Chaer, Abdul. 2013. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia.Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2012. Linguistik Umum.Jakarta: Rineka Cipta.

Damono, Sapardi Djoko. 2015. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Effendi, Ridwan. 2018.Relasi Simbol Terhadap Makna Dalam Konteks Pemahaman Terhadap Teks.(online),(http://openjournal.unpam.ac.id, diakses 25 Maret 2021).

Kridalaksana. 2017. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia

Maskurun, 2014. Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Makna Dan Nilai Simbol-Simbol Dalam Novel Teuntra Atom Karya Thayeb Loh Angen. Jurnal Metamorfosa 14 (2):19-30

Mundisari, Crylius Angga. 2011. Nilai Estetika dan Makna Novel Dom Sumurup Ing Banyu Karya Suparto Brata (Tinjauan Struktural Robert Stanton).Skripsi tidak diterbitkan.Surakarta:Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret.

Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Parera. 2014. Sintaksis dalam Makna Dan Nilai Simbol-Simbol Dalam Novel Teuntra Atom Karya Thayeb Loh Angen. Jurnal Metamorfosa 14 (2):19-30

Prasetyo, M Helmy. 2018. Prosiding Seminar Sastra.Achmad Sholeh (Ed).Kajian Stilistika dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono Kajian Stilistika (hal. 24-34). Graha STKIP PGRI Bangkalan :STKIP PGRI Bangkalan (Anggota APPTI dan IKAPI).

Prasetyo, M Helmy. 2018. Prosiding Seminar Sastra.Achmad Sholeh (Ed).Estetika dalam Novel O Karya Eka Kurniawan (hal. 188-204). Graha STKIP PGRI Bangkalan :STKIP PGRI Bangkalan (Anggota APPTI dan IKAPI).

Ratna, Nyoman Kutha. 2014. Stilistika, Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rianti, Badrih. 2016. Nilai Estetika Dalam Novel Mahamimpi Anak Negeri Karya Suyatna Pamungkas Dan Skenario Pembelajarannya Di Kelas XI SMA.Skripsi tidak diterbitkan. Purworejo:Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantiati, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, Henry Guntur. 2015. Prinsip-prinsip Dasar Sastra.Bandung: Angkasa.

Teeuw, A. 2015. Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: PT. Dunia Pustaka Jaya

Tjiptadi, Bambang. 2014. Tata Bahasa Indonesia dalam Makna Dan Nilai Simbol-Simbol Dalam Novel Teuntra Atom Karya Thayeb Loh Angen. Jurnal Metamorfosa 14 (2):19-30.

Universitas Islam Malang. 2019. Panduan Penulisan Karya Ilmiah 2019-2020. Malang:Universitas Islam Malang.

Wellek, rene. and Warren, austin. 2016. Teori Kesusastraan, Jakarta: PT. Gramedia


Refbacks

  • There are currently no refbacks.