ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM (AKM) DITINJAU DARI KECERDASAN MAJEMUK
Abstract
Abstrak : Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kemampuan yang harus dikuasai peserta didik, karena sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi berkaitan dengan matematika. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah adalah kecerdasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahaman masalah matematis dalam menyelesaikan soal AKM peserta didik berdasarkan kecerdasan dominan verbal linguistik. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 2 peserta didik yang didasarkan atas hasil pengisian angket kecerdasan majemuk dan hasil jawaban tes soal AKM. Subjek penelitian terpilih adalah subjek dengan kecerdasan dominan verbal linguistik – logis matematis dan subjek dengan kecerdasan dominan verbal linguistik – visual spasial. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan wawancara, dengan instrumen soal tes AKM, angket kecerdasan majemuk, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa peserta didik dengan tipe kecerdasan verbal linguistik – logis matematis dan kecerdasan verbal linguistik – visual spasial mampu menyelesaikan masalah matematika pada soal AKM. Peserta didik memenuhi seluruh indikator kemampuan pemecahan masalah matematis. Peserta didik tipe kecerdasan verbal linguistik – logis matematis lebih unggul dari pada tipe kecerdasan yang lain dan peserta didik menyelesaikan dengan teliti dan tepat dengan waktu yang tidak lama. Peserta didik dengan tipe kecerdasan verbal linguistik – visual spasial lebih memahami masalah menggunakan visual/gambar yang ada pada soal masalah.
Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, AKM, Kecerdasan Majemuk
Full Text:
PDFReferences
Adit, Albertus. 2020. Siswa dan Orang Tua, Pahami Perbedaan UN dengan AKM. 26 Desember. Diakses April 3, 2021. https://amp.kompas.com/eduread//2020/12/26/084601871/siswa-dan-orangtua-pahami-perbedaan-un-dengan-akm.
Ahvan, Y. R., H. Zainalipour, dan F. Mahmoodi. 2016. “The correlation between Gardner ’ s multiple intelligences and the problem-solving styles and their role in the academic performance achievement of high school students.†european online journal of natural and social sciences 32-39.
Ardani, Riska Ayu, dan Fitri Ayu Ningtiyas. 2017. “Peran Berpikir Analogi dalam Memecahkan Masalah Matematika.†Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya II (KNPMP II). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. 416-425.
Armstong, Thomas. 2013. Kecerdasan Multipel di dalam Kelas. Jakarta: Indeks.
Can, D. 2020. “The mediator effect of reading comprehension in the relationship between logical reasoning and word problem solving.†Participatory Educational Research 230-246.
Fitriani, Ulliya, Ahmad Aunurrohman, dan Budi Cahyono. 2018. “Pengaruh Kecerdasan Linguistik Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis dalam Menyelesaikan Masalah Open Ended Materi Trigonometri.†Jurnal Phenomenon 101-113.
Garder, Howard. 2013. Multiple Intelligences (terjemahan Yelvi Andri Zaimur). Jakarta: Daras Books.
Handayaningsih, Rohyatun, dan Toto Nusantara. 2021. “Profil Multiple Intelligences dalam Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika.†Edu Sains Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika 20-32.
Hidayat, Agus, Cholis Sa'dijah, dan I Made Sulandra. 2019. “Proses berpikir siswa SMA bergaya kognitif field dependent dan field independent dalam menyelesaikan masalah geometri berdasarkan tahapan polya.†Jurnal Pendidikan 923-937.
Jasmine, Julia. 2016. Metode Mengajar Multiple Intelligences (Terjemahamn Purwanto). Bandung: Nuansa.
Kasih, Ayunda Pininta. 2020. Kompas.com. 7 Oktober. Diakses Mei 2, 2021. http://www.kompas.com/edu/read/2020/10/07/131802471/tahun-depan-un-diganti-asesmen-nasional-ini-penjelasan-kemendikbud.
Kurniawati, Iis, dan Ika Kurniasari. 2019. “Literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal PISA konten space and shape ditinjau dari kecerdasan majemuk.†Mathedunesa 441-448.
Roebyanto, Goenawan, dan Sri Harmini. 2017. Pemecahan Masalah Matematika. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sandi, Elisabeth Diandra. 2020. Kompas.com. 13 Oktober. Diakses Mei 3, 2021. http://kompas.com/edu/read/2020/10/13/092828771/lemdikbud-ini-ragam-jenis-soal-asesmen-kompetendi-minimum-2021.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: PT Alfabeta.
Yaumi, dan Nurdin Ibrahim. 2013. Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Jamak (Multiple Intelligences): Mengidentifikasi dan Mengembangkan Multitalenta Anak Edisi Pertama. Jakarta: Prenadamedia.
Zhang, M., H. Liu, dan L. Sun. 2019. “Research on the theory of multiple intelligences in training mode of college students’ innovative ability.†Journal of Physics: Conference Series 1-6.
Zulkarnain, Ihwan, dan Hadi Budiman. 2019. “Pengaruh Pemahaman Konsep Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika.†Research and Development Journal Of Education 18-27.
Refbacks
- There are currently no refbacks.