Gaya Bahasa dan Diksi Penyiar Radio Kencana FM Malang dalam Program #Sore

Khusnul Chotimah

Abstract


Abstrak: Penyiar dituntut cakap, mampu menyesuaikan diri,berpikir cepat dan tak kenal lelah, vokal penyiar juga harus bervarietas unggul, sehingga penyiar harus mempunyai kecakapan serta keahlian dalam mengolah kata-kata dalam bersiaran agar pesan dapat ditangkap serta mudah dipahami oleh pendengar dan menghindari kesalahpahaman persepsi mengenai informasi yang disiarkan. Untuk lebih meningkatkan jumlah pendengar tentu perlu ada perbaikan. Radio Kencana yang tergolong radio kalangan anak muda maka dalam menggunakan bahasa dan mengolah kata ini juga mengikuti perubahan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) gaya bahasa penyiar dalam menyampaikan informasi pada program #Sore di Radio Kencana FM Malang, (2) diksi atau pilihan kata yang digunakan penyiar radio dalam program #Sore di Radio Kencana FM Malang. Metode yang digunakan yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik rekam, transkip, dan analisis. Hasil penelitian ini mencakup gaya bahasa dan diksi atau pilihan kata. Hasil penelitian yang telah ditemukan melalui rekaman radio, peneliti menganalisis kedua hal tersebut. Pada gaya bahasa peneliti menemukan lima hasil penelitian yaitu gaya bahasa resmi, gaya bahasa tak resmi, gaya percakapan, gaya sederhana, dan gaya menengah. Pada penelitian diksi atau pilihan kata, peneliti menemukan tiga hasil penelitian yaitu menghindari kata ciptaan sendiri, waspada penggunaan akhiran asing, dan kata kerja yang menggunakan kata depan.

 

Kata Kunci: gaya bahasa, diksi, penyiar


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.