ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIAKAN SOAL HOTS PADA MATERI SPLDV KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAJAK BERDASARKAN MOTIVASI BERPRESTASI
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mendiskripsikan cara-cara yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS berdasarkan motivasi berprestasi pada materi SPLDV kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak, 2) Untuk mendiskripsikan tingkat kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam menyelesaikan soal HOTS berdasarkan motivasi berprestasi pada materi SPLDV kelas VIII SMP Negeri 1 Wajak. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Pemilihan subjek dilakukan dengan cara purposive. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 peserta didik SMP Negeri 1 Wajak kelas VIII C dengan jawaban yang unik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, tes, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pada rumusan masalah pertama yaitu: a) Peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis tinggi mampu memenuhi seluruh indikator. b); Peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis sedang mampu memenuhi tiga indikator. c); Peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis rendah mampu memenuhi dua indikator. Selanjutnya rumusan masalah yang kedua adalah a) peserta didik dengan tingkat kemampuan berpikir kritis kategori tinggi memiliki rata-rata nilai 81 dan motivasi berprestasi tinggi memiliki rata-rata nilai 115,272. Dalam hal ini bahwa pada kemampuan berpikir kritis kategori tinggi memiliki motivasi berprestasi tinggi.; b) Peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis sedang memiliki memiliki rata-rata nilai 73,91 dan motivasi berprestasi sedang memiliki rata-rata nilai 95,520. Dalam hal ini bahwa pada kemampuan berpikir kritis kategori sedang memiliki motivasi berprestasi sedang.; c) Peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis rendah memiliki rata-rata nilai 51,25 dan motivasi berprestasi rendah memiliki rata-rata nilai 71,224. Dalam hal ini bahwa pada kemampuan berpikir kritis kategori rendah memiliki motivasi berprestasi rendah.
Full Text:
PDFReferences
Anggraeni, Sri W. 2016. Hubungan Motivasi Berprestasi dan Kemampuan Berpikir Kritis dengan Kemampuan Menulis Narasi. Jurnal Pendidikan Dasar.Vol. 6 Edisi 1, Mei 2016.
As’ari, A. R. et al. (2019) Mengembangkan HOTS (Higher Order Thinking Skills) melalui Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang.
Johnson, E. B. 2007. Contextual Teaching and Learning: Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasikkan dan Bermakna. Bandung: Mizan Learning Center (MLC).
Lestari, E. and Yudhanegara, R. (2018) Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.
Rajunita, N. 2018. Peningkatan Hasil Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Open Ended. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammadiy
Sanderayanti, Dwi. 2015. Pengaruh Motivasi Berprestasi dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di SDN Kota Depok. Jurnal Pendidikan Dasar, Vol 6, Edisi 2, Desember 2015.
Sugiyono (2017) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.
Ulya, H. (2016) ‘Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Bermotivasi Belajar Tinggi Berdasarkan Ideal Problem Solving’, Jurnal Konseling GUSJIGANG, Vol. 2(No. 1), pp. 90–96.
Refbacks
- There are currently no refbacks.