POTENSI RIMPANG Zingiber officinale var. amarum SEBAGAI ANTIINFLAMASI PADA OSTEOARTHRITIS MELALUI JALUR IL-1β DAN TNF-α SECARA MOLECULAR DOCKING
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Osteoartritis (OA) merupakan gangguan degeneratif pada sendi yang berkaitan dengan kerusakan kartilago dan penurunan fungsi sendi. Perkembangan OA melibatkan pelepasan damage-associated molecular patterns (DAMPs), termasuk HMGB1, yang dapat mengaktivasi jalur NF-κB dan meningkatkan produksi mediator proinflamasi seperti TNF-α dan IL-1β. Penggunaan OAINS dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan pendekatan yang lebih selektif terhadap mediator inflamasi. Rimpang jahe emprit (Zingiber officinale var. amarum) memiliki senyawa aktif yang berpotensi memengaruhi jalur inflamasi tersebut.
Metode: Penelitian in silico dilakukan melalui simulasi molecular docking terhadap 20 senyawa aktif Z. officinale var. amarum dengan protein IL-1β (PDB ID: 4G6J) dan TNF-α (PDB ID: 4G3Y). Struktur ligan dan protein dipreparasi menggunakan BIOVIA Discovery Studio 2020, sedangkan proses docking dilakukan dengan PyRx 0.8 dan AutoDock Vina. Hasil simulasi dievaluasi berdasarkan nilai binding affinity, interaksi residu asam amino, serta karakteristik fisikokimia menggunakan SwissADME.
Hasil dan Pembahasan: Validasi internal melalui proses redocking tidak dapat dilakukan pada protein 4G6J maupun 4G3Y karena tidak ditemukan ligan internal. Pada protein 4G6J, enam senyawa dengan nilai binding affinity terbaik meliputi 6-shogaol, gingediol, gingerol, 6-gingerdiol, 6-dehydroshogaol, dan isoborneol. Sementara itu, pada protein 4G3Y senyawa yang menunjukkan afinitas terbaik terdiri atas α-zingiberene, 6-gingerdiol, gingerdione, 1-dehydrogingerdione, gingediol, dan sesquiphellandrene.
Simpulan: Interaksi senyawa aktif Z. officinale var. amarum terhadap protein 4G6J dan 4G3Y menunjukkan potensi dalam memengaruhi target IL-1β dan TNF-α yang terlibat pada proses inflamasi OA.
Kata Kunci: Antiinflamasi, molecular docking, Osteoarthritis, TNF-α, IL-1β
Pendahuluan: Osteoartritis (OA) merupakan gangguan degeneratif pada sendi yang berkaitan dengan kerusakan kartilago dan penurunan fungsi sendi. Perkembangan OA melibatkan pelepasan damage-associated molecular patterns (DAMPs), termasuk HMGB1, yang dapat mengaktivasi jalur NF-κB dan meningkatkan produksi mediator proinflamasi seperti TNF-α dan IL-1β. Penggunaan OAINS dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan pendekatan yang lebih selektif terhadap mediator inflamasi. Rimpang jahe emprit (Zingiber officinale var. amarum) memiliki senyawa aktif yang berpotensi memengaruhi jalur inflamasi tersebut.
Metode: Penelitian in silico dilakukan melalui simulasi molecular docking terhadap 20 senyawa aktif Z. officinale var. amarum dengan protein IL-1β (PDB ID: 4G6J) dan TNF-α (PDB ID: 4G3Y). Struktur ligan dan protein dipreparasi menggunakan BIOVIA Discovery Studio 2020, sedangkan proses docking dilakukan dengan PyRx 0.8 dan AutoDock Vina. Hasil simulasi dievaluasi berdasarkan nilai binding affinity, interaksi residu asam amino, serta karakteristik fisikokimia menggunakan SwissADME.
Hasil dan Pembahasan: Validasi internal melalui proses redocking tidak dapat dilakukan pada protein 4G6J maupun 4G3Y karena tidak ditemukan ligan internal. Pada protein 4G6J, enam senyawa dengan nilai binding affinity terbaik meliputi 6-shogaol, gingediol, gingerol, 6-gingerdiol, 6-dehydroshogaol, dan isoborneol. Sementara itu, pada protein 4G3Y senyawa yang menunjukkan afinitas terbaik terdiri atas α-zingiberene, 6-gingerdiol, gingerdione, 1-dehydrogingerdione, gingediol, dan sesquiphellandrene.
Simpulan: Interaksi senyawa aktif Z. officinale var. amarum terhadap protein 4G6J dan 4G3Y menunjukkan potensi dalam memengaruhi target IL-1β dan TNF-α yang terlibat pada proses inflamasi OA.
Kata Kunci: Antiinflamasi, molecular docking, Osteoarthritis, TNF-α, IL-1β
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

