ANALISIS HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN SHIFT KERJA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI FK UNISMA
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Tahap pendidikan profesi menempatkan mahasiswa kedokteran pada berbagai kegiatan klinis dan akademik yang berlangsung secara bersamaan. Pelayanan pasien, penilaian kompetensi, pergantian jadwal, dan tuntutan penyelesaian tugas dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan beban kerja dan pola shift dengan tingkat kecemasan mahasiswa pendidikan profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.
Metode: Penelitian observasional analitik ini menggunakan rancangan cross-sectional. Sebanyak 120 mahasiswa yang sedang menjalani stase besar dipilih melalui purposive sampling. Beban kerja dinilai menggunakan kuesioner beban kerja, sedangkan kecemasan diukur memakai Hamilton Anxiety Rating Scale. Informasi mengenai shift mencakup jumlah shift per hari, total jam kerja mingguan, dan waktu istirahat harian. Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan Fisher’s Exact Test, dilanjutkan dengan Cramer’s V untuk menilai kekuatan hubungan.
Hasil dan Pembahasan: Beban kerja tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan kecemasan (p=0,973; Cramer’s V=0,100). Hasil serupa ditemukan pada jumlah shift harian (p=0,385; Cramer’s V=0,190), jam kerja mingguan (p=0,464; Cramer’s V=0,210), dan waktu istirahat harian (p=0,691; Cramer’s V=0,153).
Simpulan: Faktor beban kerja dan pola shift yang diteliti belum memperlihatkan hubungan yang signifikan dengan tingkat kecemasan mahasiswa pendidikan profesi dokter.
Kata Kunci: Beban kerja, shift kerja, kecemasan, mahasiswa pendidikan profesi dokter.
Pendahuluan: Tahap pendidikan profesi menempatkan mahasiswa kedokteran pada berbagai kegiatan klinis dan akademik yang berlangsung secara bersamaan. Pelayanan pasien, penilaian kompetensi, pergantian jadwal, dan tuntutan penyelesaian tugas dapat memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan beban kerja dan pola shift dengan tingkat kecemasan mahasiswa pendidikan profesi dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang.
Metode: Penelitian observasional analitik ini menggunakan rancangan cross-sectional. Sebanyak 120 mahasiswa yang sedang menjalani stase besar dipilih melalui purposive sampling. Beban kerja dinilai menggunakan kuesioner beban kerja, sedangkan kecemasan diukur memakai Hamilton Anxiety Rating Scale. Informasi mengenai shift mencakup jumlah shift per hari, total jam kerja mingguan, dan waktu istirahat harian. Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan Fisher’s Exact Test, dilanjutkan dengan Cramer’s V untuk menilai kekuatan hubungan.
Hasil dan Pembahasan: Beban kerja tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan kecemasan (p=0,973; Cramer’s V=0,100). Hasil serupa ditemukan pada jumlah shift harian (p=0,385; Cramer’s V=0,190), jam kerja mingguan (p=0,464; Cramer’s V=0,210), dan waktu istirahat harian (p=0,691; Cramer’s V=0,153).
Simpulan: Faktor beban kerja dan pola shift yang diteliti belum memperlihatkan hubungan yang signifikan dengan tingkat kecemasan mahasiswa pendidikan profesi dokter.
Kata Kunci: Beban kerja, shift kerja, kecemasan, mahasiswa pendidikan profesi dokter.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

