PENGEMBANGAN METODE PEWARNAAN ORGAN HEPAR TIKUS WISTAR DEWASA (Rattus norvegicus L) BERBASIS BAHAN ALAM DARI DAUN JATI (Tectona grandis)

Adam Billy Maulana, Arif Yahya, Aris Rosidah

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Pewarnaan Hematoksilin-Eosin merupakan teknik rutin dalam pemeriksaan histologi. Namun penggunaan eosin berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Antosianin sebagai pigmen alami yang bersifat asam memiliki kemiripan sifat dengan eosin, berpotensi menjadi alternatif pewarna histologi. Ekstrak daun jati kaya akan antosianin dan mampu memberikan pola pewarnaan sitoplasma yang baik. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat akurasi, presisi, kejelasan, dan kekontrasan warna pewarnaan preparat histologi hepar tikus wistar menggunakan ekstrak daun jati sebagai pengganti eosin.

Metode: Daun jati muda diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol (1:3) selama ±26 jam, kemudian filtrat dipekatkan hingga diperoleh ekstrak pekat yang diencerkan menjadi konsentrasi 60%, 70%, dan 80%. Preparat hepar tikus wistar dibuat dan dibagi menjadi lima kelompok dengan HE (kontrol positif), ekstrak daun jati 60%, 70%, 80%, dan etanol (kontrol negatif). Pengamatan dilakukan pada pembesaran 400x. Akurasi dan presisi dianalisis dengan ImageJ dibandingkan HE, sedangkan kejelasan dan kekontrasan dinilai oleh tiga pengamat pada lima lapang pandang.

Hasil & Diskusi: Pewarnaan ekstrak daun jati pada seluruh konsentrasi (60%, 70%, 80%) menunjukkan akurasi dan presisi yang tidak memenuhi standar bila dibandingkan dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin, ditunjukkan oleh nilai akurasi di luar rentang 98–102% dan nilai %RSD >2%. Konsentrasi 80% memberikan kejelasan dan kekontrasan terbaik mendekati HE. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan kualitas pewarnaan antara ekstrak daun jati dan HE (p<0,05).

Simpulan: Ekstrak daun jati belum dapat menggantikan HE dari sisi akurasi dan presisi, namun pada konsentrasi 80% mampu memberikan kejelasan dan kekontrasan warna yang baik dan mendekati hasil pewarnaan HE pada preparat hepar tikus wistar.

Kata Kunci: Pewarna alami, Tectona grandis, Hematoxylin eosin, Rattus norvegicus L, Akurasi, Presisi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.