HUBUNGAN JUMLAH PASIEN MASUK RUMAH SAKIT PADA PERUBAHAN NILAI PARAMETER KUALITAS AIR LIMBAH PRE IPAL DAN POST IPAL DI RUMAH SAKIT TIPE C KOTA MALANG
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Limbah cair rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran air yang memerlukan pengolahan melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Peningkatan jumlah pasien diduga meningkatkan beban pencemar yang dapat memengaruhi kualitas air limbah.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan komparatif dan korelasional menggunakan sampel air limbah Pre IPAL dan Post IPAL selama Februari 2026 di rumah sakit tipe C Kota Malang. Parameter yang diperiksa meliputi BOD, COD, TSS, MPN koliform, dan pH sesuai SNI. Analisis menggunakan Paired Sample t-test, Wilcoxon Signed-Rank Test, dan korelasi Spearman.
Hasil dan Pembahasan: BOD, COD, TSS, dan MPN koliform menurun signifikan dengan efisiensi berturut-turut 71,14%; 71,15%; 82,04%; dan 77,93% (p<0,05). Jumlah pasien berhubungan signifikan dengan BOD Pre IPAL (rₛ=0,767; p=0,016), tetapi tidak dengan parameter Post IPAL maupun removal efficiency. Pada data sekunder satu tahun, jumlah pasien berhubungan dengan BOD dan COD Post IPAL. Hasil ini menunjukkan IPAL masih mampu mempertahankan efektivitas pengolahan pada variasi beban pasien selama periode pengamatan.
Simpulan: IPAL rumah sakit efektif memperbaiki kualitas air limbah. Jumlah pasien berhubungan dengan BOD Pre IPAL pada data primer serta BOD dan COD Post IPAL pada data sekunder.
Kata Kunci: IPAL, kualitas air limbah, BOD, COD, jumlah pasien
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

