UJI SENSITIVITAS ANTIBAKTERI Escherichia coli DARI ALIRAN SUNGAI DONOWARIH

Diyah Ayu Melinia, Yoni Rina Bintari, Reza Hakim

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Sungai Donowarih yang terletak di Desa Donowarih adalah sungai yang melintasi kawasan pemukiman dengan tingkat kegiatan pertanian, peternakan, dan rumah tangga yang cukup tinggi, yang berisiko mengalami pencemaran mikrobiologis. Pembuangan limbah rumah tangga dan limbah lain ke dalam sungai dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi bakteri, yang ditunjukkan oleh keberadaan Escherichia coli. Indikator pencemaran tinja dari manusia dan hewan yang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Masuknya limbah domestik dan pertanian ke dalam lingkungan air dapat mendorong perubahan pada sensitivitas bakteri terhadap antibiotik. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeteksi keberadaan Escherichia coli di aliran Sungai Donowarih dan menguji sensitivitasnya terhadap beberapa jenis antibiotik sebagai representasi potensi resiko kesehatan dan masalah resistensi bakteri di lingkungan perairan.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan purpose sampling dengan 2 kelompok yaitu kontrol dan kelompok air sungai. Sampel airĀ  diencerkan, kemudian ditanam pada media Agar Lempeng Total (ALT) untuk menghitung populasi bakteri. Setelah itu, dilakukan isolasi dan identifikasi E.coli menggunakan MacConkey Agar. Isolat Escherichia coli selanjutnya diuji kepekaannya terhadap antibiotik dengan difusi cakram berdasarkan zona hambat

Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa aliran Sungai Donowarih terpapar bakteri Escherichia coli yang menunjukkan adanya pencemaran mikrobiologis akibat aktivitas manusia di area sekitar sungai. Uji sensitivitas menunjukkan tingkat resistensi lebih banyak ditemui pada antibiotik ampisilin dan trimethoprim sementara sensitivitas yang tinggi terhadap ciprofloxacin dan gentamisin.

Kesimpulan: Terdapat pencemaran Escherichia coli di Sungai Donowarih yang menandakan adanya kontaminasi fekal dari lingkungan. Escherichia coli masih resisten terhadap ampisilin dan trimethoprim, namun sangat sensitive terhadap ciprofloxacin dan gentamisin. akibat tekanan seleksi antibiotik dalam ekosistem perairan.

Kata Kunci: sensitivitas, antibakteri, Escherichia coli, aliran sungai.


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.