PENGARUH KONSELING SEBAYA TERHADAP TINGKAT DEPRESI DAN ADAPTASI LINGKUNGAN KAMPUS PADA SANTRI PONDOK PESANTREN AR-RAZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Chandan Cherril Aisyah, Beta Bela Pratiwi, Rizki Anisa

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Permasalahan kesehatan mental pada mahasiswa tahun pertama menjadi isu krusial, terutama di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang yang menuntut peran ganda sebagai santri dan mahasiswa. Kondisi ini berisiko memicu depresi dan kesulitan adaptasi kampus, yang berdampak pada kesejahteraan mental dan prestasi akademik. Konseling kelompok teman sebaya berpotensi efektif dalam mengurangi depresi serta meningkatkan adaptasi mahasiswa,sehingga penelitian ini mengkaji efektivitas pendekatan tersebut.

Metode: Studi ini mempergunakan desain kuasi-eksperimen dalam menjadi penguji perbandingan hasil pretest dan posttest diantara 88 responden dalam kelompok perlakuan dan kontrol. Analisis data dijalankan melalui uji Chi-Square, Wilcoxon, dan Mann-Whitney, serta hasil dinilai signifikan jikalau p < 0,05. Modul konseling sebaya, DASS-42, dan SACQ ialah komponen instrumen.

Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada karakteristik dasar diantara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Konseling sebaya menurunkan tingkat depresi secara signifikan pada kelompok perlakuan (p < 0,001), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang signifikan (p = 0,126). Pada aspek adaptasi lingkungan kampus, baik kelompok perlakuan (p = 0,059) maupun kelompok kontrol (p = 0,655) tidak memperlihatkan perubahan yang signifikan. Uji Mann–Whitney memperlihatkan adanya perbedaan signifikan skor depresi pasca intervensi diantara kedua kelompok (p < 0,001) serta perbedaan signifikan pada tingkat adaptasi lingkungan kampus antara kelompok perlakuan dan kontrol (p = 0,021).

Kesimpulan: Konseling sebaya menurunkan tingkat depresi dan meningkatkan kemampuan beradaptasi pada mahasiswa kedokteran, perlu penelitian lanjut untuk mengkaji metode konseling dan faktor apa saja yang berpengaruh dalam menurunkan tingkat depresi serta meningkatkan tingkat adaptasi lingkungan kampus.

Kata Kunci: Mahasiswa tingkat pertama, depresi, adaptasi lingkungan kampus, dan konseling sebaya.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.