KORELASI PENGGUNAAN KONTRASEPSI DAN USIA MENARCHE DENGAN EKSPRESI RESEPTOR ESTROGEN ALFA PADA JARINGAN TERSIMPAN LEIOMIOMA UTERI PASIEN RSI UNISMA
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Leiomioma uteri adalah tumor jinak otot polos rahim dan menempati
peringkat kedua kasus ginekologi setelah kanker serviks. Pertumbuhannya dipengaruhi
hormon estrogen melalui ikatan dengan Estrogen Receptor Alpha (ERα). Faktor risiko
meliputi menarche dini yang memperpanjang paparan estrogen serta penggunaan
kontrasepsi hormonal yang dapat memicu proliferasi sel, meski temuan terkait
pengaruh kontrasepsi masih beragam. Karena terbatasnya studi lokal mengenai
hubungan usia menarche dan penggunaan kontrasepsi dengan ekspresi ERα pada
jaringan leiomioma, penelitian ini dilakukan di RSI UNISMA untuk memberikan bukti
ilmiah dan mendukung pencapaian SDGs
Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain crosssectional. Data penelitian diperoleh dari rekam medis dan blok paraffin pasien
leiomioma uteri di RSI UNISMA. Sampel dipilih secara purposive sampling berdasarkan
kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Informasi usia menarche dan riwayat
penggunaan kontrasepsi diperoleh dari rekam medis, sedangkan ekspresi ERα
diperiksa melalui teknik imunohistokimia pada blok parafin. Hasil pewarnaan dianalisis
menggunakan aplikasi ImageJ metode plug-in dan selanjutnya diuji secara statistik
dengan regresi linier (p > 0,05).
Hasil: Sebanyak 21 pasien leiomioma uteri menjadi subjek penelitian. Rerata ekspresi
ERα pada kelompok berdasarkan usia menarche tercatat 40,62% ± 18,1%, sedangkan
pada kelompok pengguna kontrasepsi sebesar 40,1% ± 18,2%. Hasil analisis
menunjukkan tidak terdapat korelasi antara usia menarche dan ekspresi ERα (p = 0,89;
R² = 0,01) maupun antara penggunaan kontrasepsi dan ekspresi ERα (p = 0,25; R² =
0,06). Dengan demikian, kedua faktor tersebut hanya memberikan kontribusi masingmasing sekitar 1% dan 6% terhadap variasi ekspresi ERα pada jaringan leiomioma uteri
pasien RSI UNISMA.
Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi antara usia menarche dan penggunaan
kontrasepsi dengan ekspresi ERα pada jaringan leiomioma uteri pasien di RSI
UNISMA.
Kata Kunci: Leiomioma uteri, reseptor estrogen alfa, imunohistokimia (IHK), usia
menarche, kontrasepsi
Pendahuluan: Leiomioma uteri adalah tumor jinak otot polos rahim dan menempati
peringkat kedua kasus ginekologi setelah kanker serviks. Pertumbuhannya dipengaruhi
hormon estrogen melalui ikatan dengan Estrogen Receptor Alpha (ERα). Faktor risiko
meliputi menarche dini yang memperpanjang paparan estrogen serta penggunaan
kontrasepsi hormonal yang dapat memicu proliferasi sel, meski temuan terkait
pengaruh kontrasepsi masih beragam. Karena terbatasnya studi lokal mengenai
hubungan usia menarche dan penggunaan kontrasepsi dengan ekspresi ERα pada
jaringan leiomioma, penelitian ini dilakukan di RSI UNISMA untuk memberikan bukti
ilmiah dan mendukung pencapaian SDGs
Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain crosssectional. Data penelitian diperoleh dari rekam medis dan blok paraffin pasien
leiomioma uteri di RSI UNISMA. Sampel dipilih secara purposive sampling berdasarkan
kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Informasi usia menarche dan riwayat
penggunaan kontrasepsi diperoleh dari rekam medis, sedangkan ekspresi ERα
diperiksa melalui teknik imunohistokimia pada blok parafin. Hasil pewarnaan dianalisis
menggunakan aplikasi ImageJ metode plug-in dan selanjutnya diuji secara statistik
dengan regresi linier (p > 0,05).
Hasil: Sebanyak 21 pasien leiomioma uteri menjadi subjek penelitian. Rerata ekspresi
ERα pada kelompok berdasarkan usia menarche tercatat 40,62% ± 18,1%, sedangkan
pada kelompok pengguna kontrasepsi sebesar 40,1% ± 18,2%. Hasil analisis
menunjukkan tidak terdapat korelasi antara usia menarche dan ekspresi ERα (p = 0,89;
R² = 0,01) maupun antara penggunaan kontrasepsi dan ekspresi ERα (p = 0,25; R² =
0,06). Dengan demikian, kedua faktor tersebut hanya memberikan kontribusi masingmasing sekitar 1% dan 6% terhadap variasi ekspresi ERα pada jaringan leiomioma uteri
pasien RSI UNISMA.
Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi antara usia menarche dan penggunaan
kontrasepsi dengan ekspresi ERα pada jaringan leiomioma uteri pasien di RSI
UNISMA.
Kata Kunci: Leiomioma uteri, reseptor estrogen alfa, imunohistokimia (IHK), usia
menarche, kontrasepsi
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

