PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI DAN STANDAR HELM DENGAN TINGKAT KEPARAHAN CEDERA KEPALA PASIEN KECELAKAAN LALU LINTAS DI RSUD KANJURUHAN KEPANJEN

Ghani Achmad Suwandi, Rahma Triliana, Rosaria Dian Lestari

Abstract


ABSTRAK

 

Kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, dengan sekitar 73% kasus melibatkan pengendara sepeda motor. Helm berperan penting dalam melindungi kepala dari benturan, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh model helm (Full Face atau Half Face) serta standar helm yang digunakan. Tingkat keparahan cedera kepala dapat dinilai menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS) untuk aspek fisiologis dan Injury Severity Score (ISS) untuk aspek anatomis. Kombinasi keduanya memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi pasien, membantu menentukan prioritas penanganan, serta memperkirakan prognosis. Penelitian cross sectional dilakukan pada 110 pasien cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas yang dilibatkan sebagai responden. Data tingkat keparahan cedera diperoleh dari rekam medis dan kuesioner mengenai standar helm serta model helm. Data dianalisis dengan uji Chi-Square dan Spearman. Terdapat hubungan signifikan antara penggunaan helm berstandar SNI dengan tingkat keparahan cedera kepala berdasarkan GCS (p<0,001) dan ISS (p<0,001). Analisis korelasi menunjukkan hubungan sedang antara penggunaan helm SNI dengan GCS (r=0,496; p<0,001) dan ISS (r=-0,489; p<0,001), yang menunjukkan bahwa penggunaan helm SNI berhubungan dengan peningkatan skor GCS dan penurunan skor ISS. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara model helm dengan tingkat keparahan cedera kepala berdasarkan ISS (p=0,040), namun tidak berdasarkan GCS (p=0,108). Korelasi sedang ditemukan antara model helm dan ISS (r=-0,196; p=0,040), mengindikasikan bahwa pengguna helm Full Face cenderung memiliki skor ISS lebih rendah dibandingkan pengguna helm Half Face. Dengan demikian, helm berstandar SNI terbukti berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat keparahan cedera kepala, sedangkan model Full Face dinilai lebih aman dibandingkan Half Face karena menghasilkan cedera kepala yang lebih ringan.

Kata Kunci: Model Helm, Helm Standar Nasional Indonesia, Cedera kepala, Glasgow Coma Scale, Injury Severity Score.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.