EFEK ANTAGONISME KOMBINASI EKSTRAK KULIT KAYU MANIS (Cinamomum burmanii), AMOXICILLIN, DAN CIPROFLOXACIN TERHADAP Staphylococcus aureus
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Staphylococcus aureus merupakan bakteri Gram-positif, berperan sebagai flora normal di tubuh
manusia, dapat berubah menjadi patogen saat sistem imun manusia melemah. Pengobatan S. aureus umumnya
menggunakan antibiotik termasuk Amoxicillin maupun Ciprofloxacin. Kombinasi antibiotik dengan herbal, dapat
meningkatkan efektivitas antibiotik dan menurunkan resiko resistensi. Kulit kayu manis mengandung senyawa
yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus. Sehingga penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek
kombinasi ekstrak kulit kayu manis dengan antibiotik Amoxicillin dan Ciprofloxacin terhadap bakteri S. aureus.
Metode: Metode eksperimental laboratorium in vitro digunakan di penelitian ini. Ekstraksi menggunakan metode
maserasi dengan pelarut etanol 96%. Uji kombinasi ekstrak kulit kayu manis, Amoxicillin, maupun Ciprofloxacin
dilakukan dengan menggunakan Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test. Hasil data dianalisa dengan uji
Kruskal-Wallis dengan signifikasi p<0,005. Uji Mann-Whitney untuk membandingkan kelompok.
Hasil: Kombinasi ekstrak kulit kayu manis dengan Amoxicillin maupun Ciprofloxacin menunjukkan efektivitas
lemah dibandingkan penggunaan antibiotik tunggal. Uji AZDAST menunjukkan adanya interaksi antagonis pada
keduanya. Analisa statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kombinasi kulit kayu manis dengan
Ciprofloxacin menghasilkan zona hambat (21,8 ± 1,08 mm), secara signifikan lebih kecil daripada Ciprofloxacin
tunggal (34,6 ± 0,6 mm) sedangkan hasil kombinasi ekstrak kayu manis dengan Amoxicillin menghasilkan zona
hambat (45,6 ± 2,64 mm), secara signifikan lebih rendah dibandingkan Amoxicillin tunggal (50,3 ± 4,78 mm).
Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak kulit kayu manis, Amoxicillin, maupun
Ciprofloxacin tidak dapat menjadi alternatif anti bakteri dalam mengobati infeksi S. aureus.
Kata kunci: Cinnamomum burmannii, Staphylococcus aureus, AZDAST, Amoxicillin, Ciprofloxacin
Pendahuluan: Staphylococcus aureus merupakan bakteri Gram-positif, berperan sebagai flora normal di tubuh
manusia, dapat berubah menjadi patogen saat sistem imun manusia melemah. Pengobatan S. aureus umumnya
menggunakan antibiotik termasuk Amoxicillin maupun Ciprofloxacin. Kombinasi antibiotik dengan herbal, dapat
meningkatkan efektivitas antibiotik dan menurunkan resiko resistensi. Kulit kayu manis mengandung senyawa
yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus. Sehingga penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek
kombinasi ekstrak kulit kayu manis dengan antibiotik Amoxicillin dan Ciprofloxacin terhadap bakteri S. aureus.
Metode: Metode eksperimental laboratorium in vitro digunakan di penelitian ini. Ekstraksi menggunakan metode
maserasi dengan pelarut etanol 96%. Uji kombinasi ekstrak kulit kayu manis, Amoxicillin, maupun Ciprofloxacin
dilakukan dengan menggunakan Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test. Hasil data dianalisa dengan uji
Kruskal-Wallis dengan signifikasi p<0,005. Uji Mann-Whitney untuk membandingkan kelompok.
Hasil: Kombinasi ekstrak kulit kayu manis dengan Amoxicillin maupun Ciprofloxacin menunjukkan efektivitas
lemah dibandingkan penggunaan antibiotik tunggal. Uji AZDAST menunjukkan adanya interaksi antagonis pada
keduanya. Analisa statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kombinasi kulit kayu manis dengan
Ciprofloxacin menghasilkan zona hambat (21,8 ± 1,08 mm), secara signifikan lebih kecil daripada Ciprofloxacin
tunggal (34,6 ± 0,6 mm) sedangkan hasil kombinasi ekstrak kayu manis dengan Amoxicillin menghasilkan zona
hambat (45,6 ± 2,64 mm), secara signifikan lebih rendah dibandingkan Amoxicillin tunggal (50,3 ± 4,78 mm).
Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak kulit kayu manis, Amoxicillin, maupun
Ciprofloxacin tidak dapat menjadi alternatif anti bakteri dalam mengobati infeksi S. aureus.
Kata kunci: Cinnamomum burmannii, Staphylococcus aureus, AZDAST, Amoxicillin, Ciprofloxacin
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

