OBESITAS DAN USIA BERPENGARUH TERHADAP KENAIKAN PREVALENSI DISFUNGSI SEKSUAL PADA PEREMPUAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MALANG
Abstract
Pendahuluan: Obesitas merupakan keadaan terjadinya akumulasi lipid di jaringan adiposa dan menyebabkan obesitas kronis. Inflamasi kronis yang diakibatkan oleh obesitas akan mengurangi ekspresi Nitrit Oxide (NO), sehingga akan mengurangi aliran darah ke area genital dan akan menyebabkan disfungsi seksual. Namun, penelitian terkait obesitas dan usia terhadap prevalensi disfungsi seksual di Kota Malang masih terbatas sehingga perlu diteliti. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional yang melibatkan 138 partisipan perempuan berusia 26 hingga 55 tahun. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 69 orang dan kelompok observasi berjumlah 69 orang. Instrumen yang digunakan untuk menilai prevalensi disfungsi seksual adalah kuesioner Female Sexual Function Index (FSFI), sedangkan informasi terkait obesitas diperoleh dari catatan medis pasien di poli penyakit dalam RSUD Kota Malang.
Data dianalisis dengan Mann-Whitney, Chi-square, dan Spearman, dan p<0,05 dianggap signifikan.
Hasil: Penelitian ini didapatkan responden obesitas yang positif disfungsi seksual dengan jumlah 61 responden (88,4%), sedangkan responden normoweight hanya 11 orang (16%). Di mana pada kedua kelompok tersebut didapatkan nilai (p=0,000) sehingga didapatkan hasil yang signifikan. Mayoritas responden mengalami disfungsi seksual yaitu usia 36-55 tahun dengan nilai (p=0,009) yang menunjukkan hasil signifikan. Hasil uji korelasi obesitas dengan disfungsi seksual adalah (r=0,339) dan (p=0,004), sedangkan hasil uji korelasi usia dengan disfungsi seksual didapatkan (r=0,320) dan (p=0,007). Dari kedua hasil tersebut menunjukkan bahwa obesitas dan usia memiliki korelasi positif lemah.
Kesimpulan: Obesitas dan usia berpengaruh pada peningkatan prevalensi disfungsi seksual pada perempuan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Malang.
Kata Kunci: Obesitas, Usia, Disfungsi Seksual
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

