EFEK PENGATURAN ASUPAN KALORI TERHADAP KADAR INSULIN SERUM DAN RESISTENSI INSULIN (HOMA-IR) TIKUS WISTAR
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Pengaturan asupan kalori merupakan strategi untuk mencegah obesitas yang berperan terhadap terjadinya resistensi insulin. Hingga saat ini penelitian dengan metode kombinasi pengaturan asupan kalori pada individu normal belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaturan asupan kalori terhadap kadar insulin serum dan resistensi insulin (HOMA-IR) tikus Wistar jantan.
Metode: Penelitian quasi experimental laboratorium dengan rancangan post only control design. Penelitian ini menggunakan tikus Wistar jantan berusia 8 minggu dengan berat badan 150-160 gram yang dibagi menjadi kelompok kontrol, 3 kelompok pengaturan asupan kalori, dan 1 kelompok asupan kalori berlebih (n= 5 ekor). Pengukuran kadar insulin serum dan resistensi insulin (HOMA-IR) dan dilakukan dengan metode enzyme- linked immunosorbent assay (ELISA) dan glucometer. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anova, kemudian uji LSD, dengan nilai p<0,05 dikatakan signifikan.
Hasil: Pengaturan asupan kalori menurunkan kadar insulin serum dan HOMA-IR berturut-turut sekitar 50-60% (p<0.05), dan 30-40% (P<0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol. Asupan kalori berlebih meningkatkan kadar insulin serum dan HOMA-IR berturut-turut sekitar 4 kali lipat (p<0,05) dan 6 kali lipat (p<0,05) dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Simpulan: Kombinasi metode pengaturan asupan kalori puasa intermittent- restriksi kalori dan metode diet restriksi kalori lebih kuat menurunkan kadar Insulin serum dan HOMA-IR dibandingkan tanpa pengaturan asupan kalori.
Kata Kunci : Puasa Intermiten; Restriksi Kalori; Asupan Berlebih; Insulin Serum; HOMA-IR
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

