HUBUNGAN USIA DAN PARITAS TERHADAP EKSPRESI RESEPTOR PROGESTERON PADA JARINGAN TERSIMPAN PASIEN LEIOMIOMA UTERI RSI UNISMA

Firyal Agwikania, Dini Sri Damayanti, Aris Rosidah

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Leiomioma uteri adalah neoplasma jinak uterus yang umum terjadi pada wanita usia reproduktif, pertumbuhannya dipengaruhi oleh hormon steroid ovarium, terutama progesteron melalui reseptor progesteron (RP). Usia dan paritas merupakan faktor risiko potensial yang diduga memengaruhi ekspresi RP, namun masih terbatas yang meneliti hubungan antara usia dan paritas dengan RP.

Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 21 pasien dipilih melalui metode purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Ekspresi RP dianalisis melalui teknik imunohistokimia (IHK) pada jaringan leiomioma dalam blok parafin dan dinilai secara semikuantitatif pada 5 lapang pandang oleh dua observer. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson, Spearman dan regresi linier berganda.

Hasil: Uji korelasi Pearson menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia dan ekspresi RP (r = 0,675; p = 0,001), pada Uji korelasi Spearman paritas dan ekspresi RP (r = 0,580; p = 0,006). Analisis regresi linear berganda menunjukkan usia memiliki pengaruh signifikan terhadap ekspresi RP (p = 0,031), dan paritas signifikan (p = 0,004), dengan model dapat menjelaskan 66% variasi ekspresi (R² = 0,660; p = 0,004).

Kesimpulan: Usia dan paritas berhubungan dengan ekspresi RP pada jaringan leiomioma uteri. Usia menunjukkan korelasi positif yang lebih signifikan terhadap ekspresi RP dibandingkan paritas. Usia pasien merupakan faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat ekspresi hormonal pada leiomioma uteri, dan dapat menjadi pertimbangan dalam pendekatan terapi yang lebih individual.

Kata Kunci: Leiomioma uteri, paritas, usia, reseptor progesteron, imunohistokimia.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.