Potensi Terapeutik Tanaman Benalu Teh (Scurrula atropurpurea) dan Benalu Mangga (Dendrophthoe petandra) serta Pengaruhnya terhadap Parameter Urinalisis: Suatu Kajian Literatur
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan Scurrula atropurpurea (benalu teh) dan Dendrophthoe pentandra (benalu mangga) adalah tanaman parasit yang kaya akan flavonoid, terutama kuersetin, dengan aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan vasodilator. Flavonoid ini menghambat enzim ACE, mengurangi stres oksidatif melalui inhibisi NADPH oksidase, dan meningkatkan pelepasan endothelium-derived relaxing factor (EDRF), mendukung peran dalam pengaturan tekanan darah dan perlindungan vaskular. Parameter urinalisis seperti berat jenis, pH, glukosa, protein, dan sedimen urin dapat mencerminkan efek fisiologis senyawa bioaktif ini pada fungsi ginjal. Oleh karena itu, tinjauan literatur mengenai pengaruh flavonoid terhadap parameter urinalisis diperlukan
Metode Artikel ini merupakan literature review yang disusun berdasarkan pencarian literatur melalui database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan meliputi “Scurrula atropurpurea”, “Dendrophthoe petandra”, “flavonoid”, “ACE inhibitor”, dan “urinalysis”. Artikel yang dimasukkan dipilih berdasarkan relevansi topik, dipublikasikan dalam 20 tahun terakhir, serta memuat data ilmiah terkait efek senyawa aktif benalu terhadap sistem vaskular dan fungsi ginjal. Analisis dilakukan secara naratif sesuai parameter urinalisis. .
Hasil: Flavonoid dalam benalu teh (Scurrula atropurpurea) dan benalu mangga (Dendrophthoe petandra) berperan dalam menjaga fungsi ginjal dan memengaruhi berbagai parameter urinalisis. Aktivitas antioksidan dan antiinflamasi flavonoid menurunkan proteinuria, hematuria, leukosituria, dan pelepasan sel epitel. Efek ini diperoleh melalui proteksi sel glomerulus dan inhibisi jalur NF-κB. Flavonoid juga menstabilkan berat jenis urin melalui peningkatan AQP2 dan Na⁺/K⁺-ATPase, serta menjaga pH urin tetap seimbang. Aktivitas antibakterinya menghambat pembentukan biofilm, menjaga kejernihan urin, dan mencegah infeksi saluran kemih. Selain itu, flavonoid mencegah kristaluria dengan menghambat pembentukan kristal kalsium oksalat dan meningkatkan ekskresi air melalui efek diuretik.
Simpulan: Flavonoid dalam benalu teh dan benalu mangga memiliki potensi nefroprotektif melalui mekanisme antioksidan, antiinflamasi, diuretik, antibakteri, dan regulasi transport elektrolit. Senyawa ini berkontribusi terhadap perbaikan berbagai parameter urinalisis, termasuk penurunan proteinuria, leukosituria, hematuria, kristaluria, serta stabilisasi pH dan berat jenis urin. Kata Kunci: Flavonoid, Benalu Teh, Benalu Mangga, Urinalisis, Nefroprotektif, Antioksidan, Antiinflamasi
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

