Potensi Kombinasi Benalu Teh (Scurrula atropurpurea) Dan Benalu Mangga (Dendrophthoe petandra) Pada Profil Lipid : Tinjauan Naratif

Annisa Ramadhana Apparesya, Aris Rosidah, Nour Athiroh Abdoes Sjakoer, Erna Sulistyowati

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Ketidakseimbangan profil lipid, termasuk peningkatan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL serta penurunan HDL, berperan besar dalam risiko penyakit kardiovaskular. Penggunaan tanaman herbal seperti benalu teh (Scurrula atropurpurea) dan benalu mangga (Dendrophthoe petandra) mulai mendapat perhatian sebagai terapi adjuvan karena kandungan flavonoidnya yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi.

Metode: Tinjauan ini dilakukan dengan menelaah 20 artikel ilmiah yang diperoleh dari basis data PubMed, ResearchGate, Google Scholar, dan NCBI dalam rentang tahun 2000 hingga 2024, dengan fokus pada pengaruh kedua tanaman tersebut terhadap parameter profil lipid.

Hasil dan Pembahasan: Kandungan flavonoid seperti kuersetin dalam BTBM berpotensi menurunkan kolesterol total, trigliserida, dan LDL serta meningkatkan kadar HDL melalui berbagai mekanisme molekuler seperti hambatan enzim HMG-CoA reduktase, peningkatan ekspresi reseptor LDL, dan aktivasi PPAR-α. Studi pra-klinis menunjukkan adanya tren perbaikan profil lipid, meski belum signifikan secara statistik.

Simpulan: Kombinasi benalu teh dan benalu mangga (BTBM) memiliki potensi sebagai agen modulator profil lipid, terutama melalui kandungan flavonoidnya. Diperlukan penelitian lebih lanjut, termasuk studi molekuler dan uji klinis, untuk mengonfirmasi efektivitas dan keamanannya.

Kata Kunci: Benalu teh, Benalu mangga, Profil lipid, Flavonoid, Antioksidan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.