KUALITAS BELAJAR DAN STRATEGI BELAJAR BERPENGARUH TERHADAP NILAI OSCE PADA MAHASISWA TAHUN KEDUA FAKULTAS KEDOKTERAN
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: OSCE merupakan suatu metode yang digunakan untuk menilai performa mahasiswa kedokteran yang berkaitan dengan kompetensi klinis secara terstuktur sehingga dapat menilai secara objektif kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa. OSCE menjadi tolak ukur pada mahasiswa kedokteran sebelum memasuki Pendidikan Profesi di rumah sakit atau puskesmas. Hasil nilai OSCE Blok Patologi Mata dan THT pada 83 mahasiwa tahun ketiga memiliki rata-rata nilai yaitu 61 pada OSCE Mata dan OSCE THT.
Metode: Responden penelitian adalah mahasiswa Program Studi Kedokteran tahun kedua sejumlah 101 orang. Metodologi penelitian ini adalah survei deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Kualitas belajar dan strategi belajar adalah dua komponen yang digunakan untuk mengukur perilaku belajar. Penelitian ini menggunakan instrumen primer dari kuesioner MSLQ, SPQ, dan kuesioner yang berkaitan dengan perilaku belajar. Instrumen sekunder penelitian ini diperoleh dari data nilai OSCE Blok Patologi Mata dan THT Tahun Pelajaran 2023/2024.
Hasil: Kualitas belajar pada nilai OSCE Mata (P-value=0.788;Path Coefficient=0.048) dan pada nilai OSCE THT (P-value=0.198; Path Coefficient=-0.266). Strategi belajar pada nilai OSCE Mata (P-value=0.501; Path Coefficient=0.110) dan pada nilai OSCE THT (P-value=0.018; Path Coefficient=0.445). Kualitas belajar dan strategi belajar merupakan dua variabel dari perilaku belajar yang berpengaruh terhadap nilai OSCE mata dan THT dengan R2 pada GOF yaitu 0.024 dan 0.065.
Kesimpulan: Strategi belajar memiliki pengaruh positif signifikan terhadap nilai OSCE THT dan pengaruh positif tidak signifikan pada nilai OSCE Mata.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

