PROBLEM BASED LEARNING TEKNIK MIND MAPPING MEMPENGARUHI KEMAMPUAN CRITICAL THINKING DAN CLINICAL REASONING PADA BLOK PSIKIATRI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan : Metode pembelajaran Blok Psikiatri di FK UNISMA setiap tahunnya menjadikan mapping mengenai alur penegakkan diagnosis gangguan jiwa sesuai dengan PPDGJ III sebagai langkah keempat dalam menjalani PBL seven jumps berupa mapping konsep. Oleh karena itu peneliti bermaksud ingin mengetahui apakah metode problem based learning teknik mind mapping berpengaruh terhadap kemampuan critical thinking dan clinical reasoning mahasiswa pada blok ini.
Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan metode cross sectional dengan total sampling pada 94 mahasiswa FK UNISMA. Kemampuan critical thinking diukur dengan kuesioner Critical Thinking Disposition Self Rating Form dan kemampuan clinical reasoning diukur dengan kuesioner Diagnostic Thinking Inventory. Problem Based Learning teknik mind mapping diukur dengan rubrik penilaian mind mapping. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan p <0,05 dianggap signifikan.
Hasil : Hasil posttest critical thinking didapatkan 64,4% responden bernilai >70 dan 35,6% bernilai antara 50-70 (p=0,000). Hasil posttest clinical reasoning didapatkan 1,15% bernilai diantara 161-165, 3,45% bernilai diantara 150-155 dan 95,4% <150 (p=0,000). Hal ini menunjukkan bahwa metode PBL teknik mind mapping memiliki pengaruh terhadap kemampuan critical thinking, clinical reasoning mahasiswa.
Kesimpulan : Problem based learning teknik mind mapping berpengaruh terhadap kemampuan critical thinking dan clinical reasoning pada Blok Psikiatri mahasiswa Fakultas Kedokteran.
Kata kunci : Problem Based Learning (PBL), mind mapping, critical thinking, clinical reasoning
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

