LAMA MENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN PENINGKATAN RISIKO DISFUNGSI EREKSI STUDI DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD KOTA MALANG
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Diabetes Melitus adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, berbagai komplikasi termasuk komplikasi makrovaskular seperti peripheral artery disease, cerebrovascular disease dan cardiovascular disease. Gangguan makroangiopati pada diabetes melitus menyebabkan kerusakan organ sistemik yang mengganggu fungsi seksual pada penderita diabetes melitus. Prevalensi disfungsi ereksi pada pasien diabetes dilaporkan 35,8% di Italia, 64,6% di Jepang, 65,4% di Korea, 86,1% di Arab Saudi ,38,9% di India. Penelitian bertujuan menganalisis perbandingan antara responden yang tidak menderita diabetes melitus dan responden yang menderita diabetes melitus serta durasi diabetes melitus kurang dari 5 tahun dan lebih dari 5 tahun dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi pada responden pria di rumah sakit umum Kota Malang.
Metode: Penelitian melibatkan responden yang tidak menderita diabetes melitus dan responden yang menderita diabetes melitus serta lama menderita diabetes melitus dan variabel terikat risiko disfungsi ereksi. Tempat penelitian di poli penyakit dalam rumah sakit umum daerah Kota Malang pada Bulan Mei-Juli 2024. Populasi 65 responden tanpa diabetes melitus dan 65 responden dengan diabetes melitus. dengan metode purposive sampling. Instrumen disfungsi ereksi menggunakan kuesioner International Index Erectile Function. Analisis bivariat antara responden tanpa diabetes melitus dan responden yang menderita diabetes melitus dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi serta responden yang menderita diabetes melitus kurang dari 5 tahun dan lebih dari5 tahun dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi. Uji chi square digunakan sebagai analisa statistik. Dikatakan signifikan jika p<0.05.
Hasil : Didapatkan perbedaan yang siqnifikan antara responden tanpa diabetes melitus dan dengan diabetes melitus dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi dan perbedaan yang siqnifikan antara durasi DM dengan peningkatan risiko disfungsi ereksi dengan p value 0.000 dengan uji Chi square. Mean rata-rata muncul disfungsi ereksi 2.25 tahun setelah menderita diabetes melitus, risk ratio responden dengan diabetes melitus terjadi dengan disfungsi ereksi sebesar 10.8 dan risk ratio lama menderita diabetes melitus lebih dari 5 tahun berisiko mengalami disfungsi ereksi sebesar 1.12 kali lipat.
Kesimpulan: peningkatan risiko disfungsi ereksi lebih tinggi pada responden yang menderita diabetes melitus lebih lama dibandingkan responden yang tidak menderita diabetes melitus
Kata Kunci: Diabetes melitus, kronis, laki - laki, impotensi
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

