STUDI IN SILICO PREDIKSI MEKANISME ANTIHIPERTENSI SENYAWA AKTIF DAUN PEPAYA (Carica papaya) MELALUI PENGHAMBATAN RESEPTOR β1 ADRENERGIK DAN ENZIM PHENLYALANINE HIDROXYLASE (PAH)
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Protein β1 adrenergik dan enzim PAH berperan pada mekanisme terjadinya hipertensi. Secara empiris daun pada pepaya (Carica papaya) mengandung senyawa aktif yang mampu berperan sebagai antihipertensi, namun mekanismenya terhadap β1 adrenergik dan enzim phenylalanine hidroxylase belum banyak diketahui dan diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa aktif yang terkandung dalam daun pepaya dalam mencegah penyakit hipertensi melalui penghambatan β1 adrenergik dan enzim phenylalanine hidroxylase menggunakan metode penelitian in silico.
Metode: Penelitian secara In Silico molecular docking menggunakan metode penambatan molekuler atau molecular docking antara senyawa aktif yang ditemukan pada daun pepaya (Carica papaya) terhadap protein reseptor β1 adrenergik (kode: 7BVQ) dan protein enzim phenylalanine hidroxylase (kode: 6PAH).
Hasil: Senyawa aktif pada daun pepaya dengan afinitias terbaik terhadap β1 adrenergik yaitu rutin (-11.6 kkal/mol, 55%), luteolin (-9.9 kkal/mol, 44%), genistein (-9.8 kkal/mol, 55%), dan naringenin (-9.8 kkal/mol, 33%) dibandingkan kontrol Carazolol (-9.7, 100%). Sementara itu, senyawa aktif yang memiliki afinitas terhadap enzim PAH yaitu naringenin (-9.9, 0%), kaempferol (-9.9, 0%) dan quercetin (-9.7, 0%). Namun, senyawa tersebut tidak dapat berikatan dengan binding site pada protein target, sehingga diperkirakan tidak memiliki potensi aktivitas yang sama dengan native ligand.. Hasil prediksi farmakokinetik dan fisikokimia menunjukkan bahwa senyawa aktif yang memiliki nilai yang baik yaitu luteolin, kaempferol dan quercetin dan diprediksi memiliki bioavibilitas yang baik jika diberikan melalui rute oral.
Kesimpulan: Senyawa aktif daun pepaya (Carica papaya) terutama luteolin berpotensi menghambat β1 adrenergik dengan potensi lebih rendah dibanding kontrol. Senyawa memiliki afinitas terhadap enzim PAH tetapi tidak dapat berikatan dengan binding site protein target sehingga diprediksi tidak berpotensi dibanding kontrol.
Kata kunci: Antihipertensi; Carica papaya; in silico;β1 adrenergik; enzim PAH
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

