RIWAYAT VITAMIN A DAN IMUNISASI DASAR TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS PUJON
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Tingkat kejadian stunting Indonesia secara global termasuk dalam kategori tinggi di kawasan Asia Tenggara. Desa Wiyurejo Kecamatan Pujon termasuk dalam wilayah lokus dengan persentase stunting tertinggi di Kabupaten Malang. Oleh karena itu, penelitian perlu dilakukan untuk menggali faktor risiko setelah lahir (Kelengkapan Vitamin A dan Imunisasi dasar) sehingga dapat membantu dalam mengatasi permasalahan yang akan datang.
Metode: Desain penelitian ini memakai observasional analitik memakai pendekatan Cross-sectional. Besaran sampel sejumlah 100 anak dengan usia 12-60 bulan di Desa Wiyurejo. Meliputi 50 anak kelompok stunting serta 50 anak kelompok tidak stunting. Pengumpulan data data sekunder yang sumbernya dari buku Kesehatan Ibu Anak (KIA), pencatatan puskesmas, dan wawancara data umum. Analisis data mempergunakan uji Chi-Square serta Regresi. Variabel independent dalam penelitian ini adalah Suplementasi Vitamin A dan Imunisasi Dasar. Sedangkan variabel terikat pada penelitian ini ialah kejadian stunting.
Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan tidak ada pengaruh bermakna diantara suplementasi vitamin A dengan kejadian stunting (p-value 0,558 > 0,05) dan tidak didapatkan pengaruh antara status imunisasi dasar terhadap kejadian stunting (p-value 1,000 > 0,05).
Kesimpulan: Tidak ada pengaruh kelengkapan pemberian suplementasi vitamin A dan imunisasi dasar terhadap kejadian stunting. Dimungkinkan tidak adanya pengaruh karena ada faktor lain yang lebih berpengaruh pada wilayah tersebut.
Kata Kunci: Stunting, vitamin A, imunisasi dasar, anak usia 12-60 bulan.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

