COMPUTER VISION SYNDROME MENURUNKAN KUALITAS TIDUR TANPA MENGGANGGU AKOMODASI MATA PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Daffa Rayhan Sigit Santoso, Sri Herlina, Ariani Ratri Dewi

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Computer Vision Syndrome (CVS) adalah kumpulan gejala yang dirasakan oleh penderita yang disebabkan oleh penggunaan gawai yang berlebih. Mahasiswa kedokteran memiliki tingkat penggunaan gawai yang sangat tinggi baik pada jam perkuliahan maupun tidak.  Computer Vision Syndrome berpengaruh terhadap kemampuan akomodasi mata dan kualitas tidur penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh CVS terhadap akomodasi mata dan kualitas tidur pada mahasiswa kedokteran Universitas Islam Malang.

Metode: Studi cross sectional  dengan data kuisioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan pemeriksaan akomodasi mata. Responden merupakan mahasiswa kedokteran tingkat kedua dan ketiga sejumlah 181 mahasiswa. Analisis korelasi antara CVS dengan kemampuan akomodasi mata dan kualitas tidur menggunakan uji Chi-square. Analisis pengaruh CVS terhadap akomodasi mata dan kualitas tidur menggunakan uji regresi logistik biner.

Hasil: Sebesar 72,5% penderita CVS memiliki kualitas tidur yang buruk hasil uji Chi-square adalah signifikan dengan p=0,037 (p<0,05). Analisis regresi logistik biner mendapatkan Odds Ratio 2,275 dan R2=0,051 bermakna CVS berpengaruh sangat rendah terhadap kualitas tidur. Hasil pemeriksaan akomodasi mata mendapatkan sebesar 62,1% penderita CVS mengalami penurunan kemampuan akomodasi mata dengan p=0,137 (p>0,05), dan analisis regresi logistik biner mendapatkan Odds Ratio 0,569 dan R2=0,026 bermakna CVS berpengaruh sangat rendah terhadap akomodasi mata. 

Kesimpulan: Mahasiswa kedokteran UNISMA penderita CVS mengalami penurunan kualitas tidur yang signifikan dan tidak mengalami penurunan akomodasi mata.

Kata Kunci: Computer Vision Syndrome, akomodasi mata, dan kualitas tidur.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.