PENGARUH KONDISI PSIKIS IBU POSTPARTUM TERHADAP PEMBERIAN ASI YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BAYI USIA 1-4 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS MULYOREJO DAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

Diva Fitroturrosyida, Rosaria Dian, Yeni Amalia

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Bayi di bawah usia dua tahun yang mempunyai masalah status gizi berisiko mengalami masalah pertumbuhan jangka panjang dan konsekuensi parah lainnya. Sejumlah faktor, termasuk kondisi psikologis ibu dan praktik keperawatannya, mungkin berdampak pada status gizi bayi. Produksi prolaktin dan oksitosin terhambat karena adanya gangguan psikologis pada ibu postpartum, yaitu terhambatnya keluarnya ASI. Karena tingginya kejadian stunting di Kota Malang, maka penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kesehatan gizi bayi dan mengkorelasikannya dengan faktor risiko, termasuk keadaan psikologis ibu dan praktik keperawatan.

Metode: Metodologi cross-sectional digunakan dalam penelitian observasional analitik ini. Respondennya adalah seratus ibu postpartum di wilayah Puskesmas Mulyorejo dan Kedungkandang Kota Malang yang memiliki bayi berusia satu hingga empat bulan. Kuesioner EPDS digunakan untuk mengukur keadaan psikologis ibu postpartum; kuesioner menyusui untuk bayi usia 1-4 bulan digunakan untuk mengumpulkan data pemberian ASI; dan kurva WHO 2006 digunakan untuk memplot berat dan tinggi badan bayi untuk mengumpulkan informasi status gizi bayi. Uji SEM digunakan dalam analisis data. -PLS dengan nilai p < 0,05 dan ambang signifikansi t-statistik > 1,96.

Hasil: Keperawatan mempunyai nilai p-value sebesar 0,031 dan nilai t-statistik sebesar 2,166 untuk masalah psikologis. Keadaan gizi mempunyai nilai p-value sebesar 0,000 dan nilai t-statistik sebesar 3,786 untuk masalah psikologis. Status gizi bayi yang mendapat ASI Eksklusif mempunyai nilai t-statistik sebesar 2,266 dan p-value sebesar 0,024. Ditinjau dari keadaan gizi bayi melalui ASI Eksklusif, kondisi psikologis mempunyai nilai p-value sebesar 0,081 dan nilai t-statistik sebesar 1,745 (variabel mediasi).

Kesimpulan: Keadaan psikologis ibu postpartum mempunyai pengaruh yang berlawanan terhadap pemberian ASI eksklusif dan status gizi bayi. Status gizi juga dipengaruhi secara signifikan oleh pemberian ASI eksklusif. Gangguan psikologis tidak mempengaruhi status gizi bayi melalui pemberian ASI eksklusif sebagai variabel mediasi.

Kata Kunci: Kondisi Psikis; Pemberian ASI; Status Gizi.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.