EFEK POLA PEMAKAIAN HEADPHONE ATAU EARPHONE TERHADAP TIMBULNYA KELUHAN TINITUS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Tinitus merupakan gejala dari gangguan pendengaran. Tinitus dapat muncul dari penggunaan perangkat dengar (headphone atau earphone). Tingkat volume dan lama penggunaan headphone atau earphone merupakan dua faktor yang dapat menyebabkan terjadinya tinitus. Selain itu, jenis perangkat dengar yang dipilih juga berpengaruh terhadap terjadinya tinitus. Oleh karena itu, penelitian tentang pengaruh penggunaan headphone atau earphone terhadap terjadinya tinitus perlu dilakukan.
Metode: Penelitian studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dilakukan terhadap 78 responden yang terbagi dalam 2 kelompok yaitu pengguna headphone (24,4%) dan pengguna earphone (75,6%). Pola penggunaan headphone dan earphone pada responden didapati melalui pengisian kuesioner skrining dan untuk penentuan responden tinitus dinilai dari kuesioner Tinnitus Screener, pemeriksaan otoskopi, dan tes penala. Penentuan derajat keparahan pada responden tinitus dilakukan melalui pengisian kuesioner Tinnitus Handicap Inventory (THI). Data dianalisis dengan uji Chi-Square dan uji regresi logistik berganda.
Hasil: Hasil uji regresi logistik berganda pada tingkat volume penggunaan headphone atau earphone terhadap kejadian tinitus didapati nilai p-value sebesar 0,048, sedangkan pada lama penggunaan headphone atau earphone terhadap kejadian tinitus didapati nilai p-value sebesar 0,014.
Kesimpulan: Tingkat volume dan lama penggunaan headphone atau earphone berpengaruh terhadap kejadian tinitus, namun jenis perangkat dengar tidak berpengaruh terhadap kejadian tinitus pada mahasiswa FK UNISMA.
Â
Kata Kunci: Earphone; headphone; tingkat volume; lama penggunaan; Tinitus; Kuesioner THI
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

