HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN TINGKAT KECEMASAN DAN STRES PERAWAT RAWAT INAP DI SATU RSUD DI KEPANJEN

Ridho Gusti Kaisar Aulia, Lutfi Rachman, Diah Andriana

Abstract


ABSTRAK

 

Pendahuluan: Kelebihan beban kerja akan menyebabkan kecemasan dan stres. Hal ini dapat meningkatkan risiko kegagalan dalam usaha kesehatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tau pengaruh beban kerja perawat rumah sakit di ruang rawat inap terhadap kecemasan dan stres.

 

Metode: Desain penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik. Responden perawat rawat inap RSUD di Kepanjen sejumlah 100 orang. Penilaian beban kerja diukur dengan kuisioner National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX). Kecemasan dan pengukuran dari stress digukanan Depression anxiety stres scales (DASS 42). Analisa statistik digunakan dengan uji korelasi rank spearman dengan signifikansi p < 0.05.

 

Hasil: Beban kerja tinggi dengan kecemasan tingkat normal merupakan hasil tertinggi dari total responden penelitian sejumlah 52 perawat(52%) sedangkan beban kerja sangat tinggi dengan kecemasan sangat berat merupakan hasil terendah dari total responden penelitian sejumlah 1 orang (1%). Selain itu, Beban kerja tinggi dengan stres tingkat normal merupakan hasil tertinggi sejumlah 60 perawat (60%), sedangkan beban kerja sangat tinggi dengan stres berat merupakan hasil terendah sejumlah 1 orang (1%). Hasil analisa data didapatkan rank spearman didapatkan nilai p value sebesar 0.00 pada kecemasan dan stres dengan correlation coefficient sebesar 0.48 pada kecemasan dan 0.45 pada stres.

 

Kesimpulan: Terdapat signifikansi antara beban kerja dengan kecemasan dan stres pada perawat rawat inap RSUD di Kepanjen.

 

Kata kunci: Perawat Rawat Inap, Beban Kerja, Kecemasan, Stres


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.