Pengaruh penggunaan gawai pada Remaja SMP di Malang terhadap Aktivitas Fisik dan Status Gizi

Mohammad Rudiyanto, Sri Fauziyah, Erna Sulistyowati

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Penggunaan gawai secara berlebih pada remaja menyebabkan gaya hidup sedentary. Gaya hidup sedentary menyebabkan sedikitnya waktu untuk aktivitas fisik rutin, dan menyebabkan terjadinya gangguan status gizi. Pada penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan durasi fokus layar gawai dengan aktivitas fisik dan status gizi remaja SMP. Penelitian membandingkan antara remaja SMP pedesaan dan perkotaan di Malang.

Metode: Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan responden remaja SMP sejumlah 135 orang yang terbagi menjadi remaja pedesaan dan perkotaan. Penilaian menggunakan kuesioner intensitas penggunaan layar gawai, Physical Activity Questionarre for Adolescent (PAQ-A) dan pengukuran BMI/U. Data dianalisa menggunakan uji rank Spearman, Independent T Test, Mann Whitney U Test.

Hasil: Hasil uji korelasi di pedesaan menunjukkan adanya hubungan yang tidak signifikan antara durasi fokus layar gawai dengan aktivitas fisik (p=0,115) dan adanya hubungan yang signifikan antara durasi fokus layar gawai dengan status gizi (p=0,005). Sedangkan di perkotaan menunjukkan adanya hubungan signifikan  antara durasi fokus layar gawai dengan aktivitas fisik (p=0,034) dan status gizi (p=0,028). Hasil uji antara pedesaan dan di perkotaan untuk durasi fokus layar gawai (p=0,0004) dan status gizi (p=0,000) menunjukkan adanya hubungan signifikan dan untuk aktivitas gizi menunjukkan adanya hubungan tidak signifikan (p=0,060).

Kesimpulan: Di desa atau kota, tingginya durasi fokus layar gawai dapat menurunkan aktivitas fisik dan status gizi pada remaja SMP. Namun, perlu penelitian lebih lanjut untuk menarik kesimpulan dan menemukan faktor-faktor lainnya.

Kata kunci: Durasi fokus layar gawai; Aktivitas fisik; Status gizi; Pedesaan; Perkotaan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.