PENINGKATAN RASIO NEUTROFIL-LIMFOSIT (RNL) DAN JUMLAH TROMBOSIT SEBAGAI PREDIKTOR PROGNOSIS PASIEN COVID-19 DI RSI UNIVERSITAS ISLAM MALANG
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan: Coronavirus disease-19 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS CoV-2) yang berikatan dengan reseptor Angiotensin Converting Enzyme-2 (ACE-2) dan menyebabkan inflamasi. Perubahan jumlah neutrofil, limfosit, dan trombosit akibat inflamasi. Peningkatan RNL dan trombositopenia diduga menjadi penyebab tingginya mortalitas COVID-19. Tujuan penelitian ini dilakukan guna mengetahui pengaruh RNL dan jumlah trombosit terhadap lama rawat inap dan tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di RSI UNISMA.
Metode: Penelitian descriptive analytic dengan metode cross-sectional menggunakan rekam medis pasien COVID-19 (n=176). Data yang digunakan yaitu RNL, jumlah trombosit, lama rawat inap (≤14 hari, >14 hari), dan tingkat kesembuhan (sembuh, meninggal), dibagi menjadi empat kuartil. Uji normalitas data dengan Kolmogorov smirnov, nilai p>0.05 dianggap distribusi normal. Uji komparasi dan korelasi data dengan Kruskall-Wallis dan Spearman-rho correlations dengan nilai p<0.05 dianggap signifikan.
Hasil: Hasil uji komparasi RNL terhadap lama rawat inap (≤14 hari, >14 hari) berbeda signifikan (p=0.000) dan dengan tingkat kesembuhan (sembuh, meninggal) berbeda signifikan (p=0.000). Uji komparasi jumlah trombosit terhadap lama rawat inap (≤14 hari, >14 hari) berbeda signifikan (p=0.000) dan dengan tingkat kesembuhan (sembuh, meninggal) berbeda signifikan (p=0.000). Usia, jenis kelamin, komorbid, dan jenis perawatan berkorelasi dengan lama rawat inap dan tingkat kesembuhan berturut-turut r=0.580 (p=0.000); r=0.811 (p=0.000); p=0.463 dan p=0.691; p=0.865 dan p=0.920; p=0.500 dan p=0.644. RNL tidak berkorelasi dengan jumlah trombosit r=-0.027 (p=0.720). RNL dan jumlah trombosit berkorelasi kuat dan positif dengan lama rawat inap berturut-turut r=0.621 (p=0.000), r=0.621 (p=0.000). RNL dan jumlah trombosit berkorelasi sangat kuat dan positif dengan tingkat kesembuhan berturut-turut r=0.836 (p=0.000), r=0.836 (p=0.000).
Kesimpulan: Peningkatan RNL dan jumlah trombosit menyebabkan pemanjangan lama rawat inap dan perbaikan status kesembuhan pasien COVID-19.
Kata Kunci: COVID-19; RNL; profil pemeriksaan darah lengkap; lama rawat inap; tingkat kesembuhan.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

