ARTIFICIAL TEARS POLYVINYL PYRROLIDONE (ARPVP) MEMPERBAIKI DRY EYE SYNDROME MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Anisah Ayuningtyas, Erna Sulistyowati, Ariani Ratri Dewi

Abstract


ABSTRAK
Pendahuluan: Proses pembelajaran daring berdampak negatif pada mata karena meningkatkan insiden Dry Eye
Syndrome (DES) akibat penggunaan gawai dalam waktu yang lama. Terapi DES dapat berupa tetes mata ARPVP
yang belum pernah diteliti perannya pada DES berdasarkan skor kuesioner Dry Eye Questionnaire 5 (DEQ-5) pada
mahasiswa Sarjana Kedokteran FK UNISMA.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian experimental dengan metode one group only pretest-posttest design pada
15 responden. ARPVP diberikan selama 2 (dua) minggu, 6 (enam) kali satu tetes dan DES dievaluasi dengan
kuesioner DEQ-5. Hasil dianalisa dengan uji T-test dependent dan uji korelasi Spearman dengan p < 0,05 dianggap
signifikan.
Hasil: Hasil skor DEQ-5 pre pemberian ARPVP adalah normal (0%), ringan (80%), berat (20%) dan post
pemberian ARPVP normal (60%), ringan (33,3%), berat (6,67%).Hasil uji T-test dependent Signed Rank Test
menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata skor DEQ-5 pre dan post pemberian PVP dengan p= 0,001 . Perbaikan
keluhan DES meliputi rasa tidak nyaman pada mata, rasa kering mata berair yang didapatkan melalui penurunan
skor DEQ-5.
Kesimpulan: Pemberian ARPVP sediaan minidose selama dua minggu menurunkan keluhan DES pada
mahasiswa Sarjana Kedokteran FK UNISMA menurut skor DEQ-5. Perbaikan tersebut tidak dipengaruhi oleh
durasi penggunaan gawai.
Kata Kunci: Mata kering; Polyvinyl pyrolidone; Penggunaan gawai; Skor DEQ-5


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.