PEMBERIAN TETES MATA SODIUM HYALURONAT SEDIAAN MINIDOSE MENURUNKAN SKOR KUESIONER SPEED (Standardized Patient Evaluation of Eye Dryness) PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNISMA
Abstract
Pendahuluan: Mata kering atau dry eye merupakan penyakit multifaktorial pada air mata dan permukaan bola mata yang mengakibatkan ketidaknyamanan, gangguan ketajaman penglihatan, dan gangguan lapisan air mata. Penggunaan perangkat digital saat berkuliah daring dapat mengakibatkan mata kering karena berkurangnya frekuensi kedipan mata. Penelitian mengenai dry eye pada pembelajar daring, penggunaan artificial tears sodium hyaluronat tetes mata sebagai terapi dry eye pada pembelajar daring belum pernah dilakukan.
Metode: Penelitian dilakukan menggunakan studi deskriptif analitik cross sectional pre-post design dengan 15 responden selama dua minggu. Responden merupakan mahasiswa Program studi Sarjana Kedokteran FK UNISMA yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Responden menggunakan sodium hyaluronat tetes mata enam kali sehari selama dua minggu. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner SPEED sebelum dan setelah diberi perlakuan. Analisis data dilakukan dengan Wilcoxon test dan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p<0,05.
Hasil: Rerata skor SPEED sebelum perlakuan adalah 8,00±2,33 dan setelah pemberian tetes mata sodium hyaluronat 2,20±2,48 memiliki perbedaan signifikan (p<0,05). Skor SPEED sesudah pemberian tetes mata sodium hyaluronat pada penelitian ini tidak berhubungan dengan kondisi responden berkacamata atau tidak berkacamata maupun berapa lama responden menggunakan gawai untuk keperluan akademik dan non akademik.
Kesimpulan: Pemberian tetes mata sodium hyaluronat selama dua minggu menurunkan skor SPEED dan penurunan tersebut tidak berkorelasi dengan skor SPEED setelah perlakuan.
Â
Kata Kunci: mata kering, dry eye, tetes mata sodium hyaluronat, SPEED
Â
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
_-_Copy1.jpg)

