Identifikasi Flora Ripairan Dan Pemanfaatan Sungai Brantas Di Desa Pendem, Kec. Junrejo. Kota Batu

Nabila Kamalia, Hamdani Dwi Prasetyo, Ari Hayati

Abstract


The riparian zone is a transitional area between a water body, such as a river, and the surrounding land, characterized by natural vegetation that plays a vital role in maintaining water quality, reducing erosion, and providing habitat for various living organisms. Meanwhile, a watershed (DAS) is a land area where rainfall drains into a main river. These two regions are interconnected in supporting ecosystem sustainability. This study aims to identify the types of riparian vegetation and analyze their distribution along the Brantas River in Pendem Village, Junrejo Subdistrict, Batu City. Observations were conducted by dividing the study area into several stations and plots. The results revealed a fairly diverse wild vegetation, consisting of shrubs (e.g., Calliandra houstoniana and Ficus auriculata), bushes (e.g., Chromolaena odorata), and herbs (e.g., Mimosa pudica and Ageratum conyzoides). Species distribution varied across stations; Mimosa pudica was found in several stations, while other species exhibited more specific habitat preferences. Station 6 recorded the highest taxon richness, while Station 1 had the highest number of individuals. The diversity index ranged from low to moderate, with the highest values observed in stations with lower anthropogenic pressure. These findings indicate that community structure is influenced by environmental factors, including human activities and the river’s physicochemical conditions.

Keywords: Riparian Zone, Brantas River, Watershed (DAS), Species Distribution

ABSTRAK

Zona riparian merupakan area peralihan antara badan air, seperti sungai, dengan daratan sekitarnya yang ditumbuhi vegetasi alami, berperan penting dalam menjaga kualitas air, mengurangi erosi, dan menjadi habitat berbagai makhluk hidup. Sementara itu, daerah aliran sungai (DAS) adalah wilayah daratan tempat air hujan bermuara ke satu sungai utama. Kedua wilayah ini saling berkaitan dalam mendukung keberlanjutan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis vegetasi riparian serta menganalisis distribusinya di sepanjang Sungai Brantas, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Pengamatan dilakukan dengan membagi area studi ke dalam beberapa stasiun dan plot. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan vegetasi liar yang cukup beragam, terdiri atas kelompok perdu (misalnya Calliandra houstoniana dan Ficus auriculata), semak (seperti Chromolaena odorata), dan herba (seperti Mimosa pudica dan Ageratum conyzoides). Distribusi spesies bervariasi antar stasiun; Mimosa pudica ditemukan di beberapa stasiun, sedangkan spesies lain bersifat lebih spesifik. Stasiun 6 mencatat kekayaan taksa tertinggi, sedangkan stasiun 1 menunjukkan jumlah individu terbanyak. Indeks keanekaragaman berkisar dari rendah hingga sedang, dengan nilai tertinggi pada stasiun yang memiliki tekanan antropogenik lebih kecil. Hasil ini menunjukkan struktur komunitas dipengaruhi oleh faktor lingkungan, termasuk aktivitas manusia dan kondisi fisik-kimia sungai.

Kata Kunci: Zona Riparian, Sungai Brantas,Daerah Aliran Sungai (DAS),Distribusi Spesies


Full Text:

PDF

References


Buku Teks, Laporan Penelitian, Thesis, Skripsi

Luthfiana, M., Latuconsina, H., & Zayadi, H. (2024). Komposisi Jenis dan Kelimpahan Perifiton di Coban Talun Hulu Sungai Brantas, Kota Batu-Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 9(2), 19–26. URL : https://doi.org/10.33474/e-jbst.v9i2.411

Cahyani, N. W., & Irawanto, R. (2022, November). Pemantauan Kualitas Air dan Keanekaragaman Jenis Vegetasi di Bagian Hulu Sungai Brantas-Jawa Timur. In Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) (pp. 299-307).

Jurnal Cetak

Tjitrosoepomo, G. 1994. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tjondronegoro. 1979. Pengantar Ekologi Tumbuhan. Bogor: IPB Bogor Press.

Tjitrosoepomo, Gembong. (2013). Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Faisal. (2012). Kondisi geohidrologi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Harahap, F., & Fauziah. (2012). Fisiologi tumbuhan. Medan: UNIMED Press.

Harborne, J. B. (1987). Metode fitokimia: Penuntun cara modern menganalisis tumbuhan (terj. Kosasih Padmawinata & I. Soediro). Bandung: ITB.

Indrianto. (2006). Ekologi hutan (Cet. 1). Jakarta: PT Bumi Aksara.

Kumalasari. (2022). Evaluasi morfologi, produksi dan kualitas tumbuhan Asystasia gangetica (L.) T. Anderson pada lingkungan yang berbeda. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pangan, 18(2). https://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalintp/article/view/32367 Maulani. (2022). Struktur vegetasi riparian di kawasan Sungai Brayeun Kecamatan Leupung, Aceh Besar. Seminar Nasional Biotik, 10(2), 10–13. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/13505

Nurika. (2019). Keanekaragaman vegetasi riparian Sungai Panjang bagian hilir di Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Jurnal Akademika Biologi, 8(1), 19–23. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/biologi/article/view/24742

Nurlia, & Karim, W. (2020). Analisis vegetasi tumbuhan Angiospermae di Desa Rangaranga Kecamatan Masama Kabupaten Banggai. Edubiotik: Jurnal Pendidikan, Biologi, dan Terapan, 5(1), 71–80.

Nuryasin, Suskandini, & Nurdin, Yuyun. (2022). Pengembangan pertanian urban berbasis pola ramah lingkungan. Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1). https://proceeding.uns.ac.id/pengabdianfp/article/view/113

]Qoddari. (2021). Pengaplikasian strip barisan untuk mengendalikan gulma pada tanaman karet. Seminar Nasional Pertanian Berkelanjutan, 1(1). IAIN Kerinci Press.

Syamsiah. (2008). Taksonomi tumbuhan tinggi. Makassar: Biologi FMIPA UNM




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jimsum.v3i1.27955

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publisher:
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Universitas Islam Malang
Jl MT. Haryono No.193, Gedung B Lt. 1.

Editorial Address:
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.