Edukasi tentang tanaman herbal lokal untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan siswa MA NU Karangploso

Alvelin Bunga Kurniawati, Faisal Faisal, Anggita Berliana Safira, Angelina Jayanti Rosarini Putri, Rizka Maslikhatul Ulfa, Yuniar Ambarwati

Abstract


The community service activity entitled education on the use of local herbal plants was conducted at MA Nahdlatul Ulama Karangploso on January 31, 2026, with students of grades XI and XII as participants. This activity aimed to increase students’ knowledge and awareness regarding the benefits and proper use of local herbal plants such as ginger, turmeric, lemongrass, kencur, and temulawak as accessible and safe health-supporting alternatives. The method used was an educative-participatory approach through interactive lectures, discussions, and question-and-answer sessions. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires to measure students’ knowledge, attitudes, and behavior related to herbal plant utilization. The results showed an increase in students’ understanding and positive attitudes after the educational activity. Students became more capable of explaining the benefits, processing methods, and proper use of herbal plants in daily life. Additionally, the activity encouraged students to adopt healthy lifestyles by utilizing local herbal resources. Overall, the program was implemented successfully, received positive responses from participants, and contributed to improving health literacy among students

Keyword:

local herbal plants, health awareness, health education, students, herbal medicine

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi pemanfaatan tanaman herbal lokal dilaksanakan di MA Nahdlatul Ulama Karangploso pada tanggal 31 Januari 2026 dengan sasaran siswa kelas XI dan XII. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai manfaat serta penggunaan tanaman herbal lokal seperti jahe, kunyit, sereh, kencur, dan temulawak sebagai alternatif pendukung kesehatan yang aman dan mudah dijangkau. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan, sikap, serta perilaku siswa terkait pemanfaatan tanaman herbal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan sikap positif siswa setelah mengikuti edukasi. Siswa menjadi lebih mampu menjelaskan manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan tanaman herbal secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kesiapan siswa dalam menerapkan pola hidup sehat berbasis sumber daya herbal lokal. Secara umum, kegiatan berjalan dengan baik, mendapatkan respons positif, serta berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa.

Kata Kunci:

tanaman herbal lokal, kesadaran kesehatan, edukasi kesehatan, siswa, obat herbal


Full Text:

PDF

References


Firdausia, R. S., Andriani, Y., Annafi, A., & Anjar, D. (2023). Edukasi penggunaan obat sintetis dan tradisional pada masyarakat Dusun Barongan, Sumberagung, Bantul. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 198–202.

Prasetya, E. P., & Rahmalia, F. (2018). Pemberdayaan masyarakat tentang kesehatan, pendidikan dan kreatifitas. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 19–25.

Pratama, N. A. (2024). Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat Tradisional Pada Masyarakat Kecamatan Suka Makmue Kota Sabang Sebagai Referensi Mata Kuliah Etnobiologi.




DOI: http://dx.doi.org/10.33474/jimas-sains.v4i2.30997

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publisher:
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam Universitas Islam Malang
Jl MT. Haryono No.193, Gedung B Lt. 1.

Editorial Address:
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144


  Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View My Stats