STUDI KOMPARATIF TERHADAP PUTUSAN DISPENSASI NIKAH DI PENGADILAN AGAMA MOJOKERTO (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 463/Pdt.P/2025/PA.Mr dan Putusan Perkara Nomor 479/Pdt.P/2025/PA.Mr

Afifatul Karimah, Faridatus Sa'adah, Dwi Ari Kurniawati

Abstract


This study is a comparative analysis of two marriage dispensation rulings at the Mojokerto Religious Court, namely case numbers 463/Pdt.P/2025/PA.Mr and 479/Pdt.P/2025/PA.Mr. Although both rulings used the same legal basis, the final decisions differed significantly: one was granted and the other was denied. This research aims to analyze the similarities and differences in the judges' considerations and to demonstrate that the P2TP2A recommendations, as well as the factual readiness of the prospective couple (including psychological readiness and financial independence), were key factors in determining the final decision. The research aims to analyze the marriage dispensation rulings that were granted and denied at the Mojokerto Religious Court. It highlights the legal and factual aspects of the court proceedings that shaped the judges' considerations. We use a normative approach with document analysis and a juridical review of relevant laws. Our primary data is Law No. 16 of 2019 concerning Marriage, while secondary data is derived from theoretical, legal, and library sources related to case numbers 463/Pdt.P/2025/PA.Mr and 479/Pdt.P/2025/PA.Mr.The research findings show that the reason for the dispensation application in Case 463/Pdt.P/2025/PA.Mr was a 17-year-and-2-month-old female applicant who was four months pregnant with her 27-year-old partner. In contrast, Case 479/Pdt.P/2025/PA.Mr involved a 16-year-and-9-month-old female who was one month and three weeks pregnant with an 18-year-and-8-month-old partner (a high school student). The judge's consideration for granting case 463/Pdt.P/2025/PA.Was that the element of "urgent reason" that was met, based on Article 7 paragraph (2) of Law No. 1 of 1974 and Law No. 16 of 2019, taking into account the female applicant's psychological readiness and the male applicant's financial independence and age? Conversely, the denial in case 479/Pdt.P/2025/PA.Mr was due to the failure to meet the "urgent reason" element in the same article. The P2TP2A stated that the female applicant was not yet psychologically ready, and the male applicant was still a minor, unemployed, and dependent on his parents.

 

Keywords: Marriage Dispensation, Early Marriage, Religious Courts


Full Text:

PDF

References


, SEMA NO 2 TAHUN. 2023. “Tembusan : 1 . Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial ; 2 . Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial ; 3 . Para Ketua Kamar Mahkamah Agung RI ; 4 . Para Pejabat Eselon I Di Lingkungan Mahkamah Agung RI .”

Agung, Mahkamah. 2019. “Peraturan Mahkamah Agung RI No. 5 Tahun 2019 Tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin.” Peraturan Mahkamah Agung RI No. 5 Tahun 2019 Tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin.

Alvionita Damayanti. 2023. “Upaya Pembuatan Jalur Evakuasi Dan Titik Kumpul Pada Rumah Tahanan Kelas IIB Blora.” Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2 (1): 29–35. https://doi.org/10.55606/jppmi.v2i1.243.

Amanda, Rahma, Mochamad Naim, Rizki Setiawan, Pendidikan Sosiolog, Universitas Sultan, Ageng Tirtayasa, and Serang Abstract. 2023. “Kurangnya Pemahaman Orang Tua Mengenai Pendidikan Yang Meningkatkan Pernikahan Dini.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Juli 9 (13): 537–47. https://doi.org/10.5281/zenodo.8157376.

Arifandi, Firman. 2018. “Serial Hadist Pernikahan 1: Anjuran Menikah Dan Mencari Pasangan.” Rumah Fiqih Publishing, 20.

Aristoni. 2021. “Kebijakan Hukum Perubahan Batasan Minimal Umur Legal Policy To Change the Minimum Age Limits Of.” Jurnal USM Law Review 4 (1): 393–413.

Asmarini, Andini. 2021. “Pertimbangan Hakim Terhadap Dispensasi Nikah Di Bawah Umur (Studi Kasus Pengadilan Agama Parigi).” Familia: Jurnal Hukum Keluarga 2 (2): 165–87. https://doi.org/10.24239/familia.v2i2.30.

Benuf, Kornelius, Siti Mahmudah, and Ery Agus Priyono. 2020. “Perlindungan Hukum Terhadap Keamanan Data Konsumen Financial Technology Di Indonesia.” Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum 3 (2): 145–60. https://doi.org/10.24246/jrh.2019.v3.i2.p145-160.

Darussalam, Jurnal, Pemikiran Hukum, Tata Negara, Perbandingan Hukum Issn, Pengaruh Perkawinan, Bawah Umur, Terhadap Tingkat, Kabupaten Aceh Tengah, U I N Ar, and Raniry Banda. 2023. “Fitra, H. Pengaruh Perkawinan Di Bawah Umur Terhadap Tingkat Perceraian Di Kabupaten Aceh Tengah . (UIN Ar Raniry Banda Aceh, 2017). Https://Repository.Ar _raniry.Ac.Id/Id/Eprint/3180 317 1” 3 (2): 317–27.

David tan. 2021. “Metode Penelitian Hukum: Mengupas Dan Mengulas Metodologi Dalam Menyelenggarakan Penelitian Hukum.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 8 (5): 1332–36. https://core.ac.uk/download/pdf/490668614.pdf.

Habibi, Ahmad. 2023. “Pernikahan Dini Dalam Tinjauan Hukum Islam Dan Psikologi.” Mitsaqan Ghalizan 2 (1): 57–66. https://doi.org/10.33084/mg.v2i1.5276.

Hasan, Fahadil Amin Al, and Deni Kamaluddin Yusup. 2021. “Dispensasi Kawin Dalam Sistem Hukum Indonesia: Menjamin Kepentingan Terbaik Anak Melalui Putusan Hakim.” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 14 (1): 86. https://doi.org/10.14421/ahwal.2021.14107.

Hidayatulloh, Haris. 2020. “Dispensasi Nikah Di Bawah Umur Dalam Hukum Islam.” Jurnal Hukum Keluarga Islam Volume 5, Nomor 1, April 2020; ISSN: 2541-1489 (Cetak)/2541-1497 (Online). 5 (April).

Iaia, Fariaman. 2022. “Penerapan Hukum Pidana Pada Tindak Pidana Gratifikasi Yang Dilakukan Dalam Jabatan.” Jurnal Panah Keadilan 1 (2): 1–16. https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/PanahKeadilan/article/view/448/374

Ilham, Muhammad. 2022. “( Studi Kasus Di Pengadilan Agama Ambarawa ).”

Jabar, Jamal Abdul. 2021. “Analisis Teori Penemuan Hukum Oleh Hakim dalam Penetapan Tentang Izin Dispensasi Kawin Di Pengadilan Agama Ponorogo.”

Kemensesneg, RI. 2014. “Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.” UU Perlindungan Anak, 48. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38723/uu-no-35-tahun-2014.

Kurniawati, Elly, Ervina Budi, Noor Sholihah, Rahma Intan Pratiwi, Revalya Ayu, and Patrycia Nuraga. 2023. “Implikasi Pemberian Dispensasi Perkawinan Anak Terhadap Kasus Perceraian Dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).” Prosiding Conference On Law and Social Studies, 1–11.

Kurniawati, Novi, and Kurnia Indriyanti Purnama Sari. 2020. “Determinan Faktor Pemicu Terjadinya Pernikahan Dini Pada Usia Remaja.” Jurnal Gizi 13 (1): 1–12.

Maulia, Tyssa Yanuari Archida, and Rosalia Indriyati Saptatiningsih. 2020. “Implementasi Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.” Jurnal Kewarganegaraan 4 (1): 10–16. https://doi.org/10.31316/jk.v4i1.877.

Muhajarah, Kurnia, and Eka Fitriani. 2022. “Edukasi Stop Pernikahan Dini Melalui Penyuluhan Pendewasaan Usia Perkawinan.” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 6 (3): 2268. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i3.8432.

Novita, Nila, and Syofiarti. 2024. “Implikasi Penerbitan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019 Terhadap Permintaan Dispensasi Nikah Di Pengadilan Agama Solok.” Ekasakti Legal Science Journal 1 (2): 110–19. https://doi.org/10.60034/wwc40n87.

Nurzannah, Amalia, Amanda Fildzah Sagala, and Fauziah Lubis. 2023. “AS- SYAR ’ I : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga AS- SYAR ’ I : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga.” AS- SYAR ’ I : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 5 (3): 533–44. https://doi.org/10.47476/assyari.v5i1.1991.

Putusan, Direktori, Mahkamah Agung, Republik Indonesia, Pengadilan Agama Mojokerto, Anies Khoiru, Tri Eka, and Para Pemohon. 2025. “Pengadilan Agama Mojokerto.”

Rosidi, Ahmad, M Zainuddin, and Ismi Arifiana. 2024. “Metode Dalam Penelitian Hukum Normatif Dan Sosiologis (Field Research).” Journal Law and Government 2 (1): 46–58.

Sekretariat Negara Republik Indonesia. 2019. “Undang-Undang Republik Indonesia No 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.” Undang-Undang Republik Indonesia, no. 006265: 2–6. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/122740/uu-no-16-tahun-2019.

Ummah, Masfi Sya’fiatul. 2020. “Batas Usia Pernikahan Dalam Islam; Analisis Ulama Mazhab Terhadap Batas Usia Nikah.” Sustainability (Switzerland) 11 (1): 1–14.

Wahyuni, Alifia. 2020. “Pernikahan Dini Menurut Perspektif Madzhab Imam Syafi’I.” Imtiyaz: Jurnal Ilmu Keislaman 4 (1): 62–85. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v4i1.65.

Waluyo Sudarmaji. 2021. “Pertimbangan Hakim Dalam Memutuskan Perkara Dispensasi Nikah Berdasarkan Analisis Maslahah…” 3 (1): 131–45.

Yopani Selia Almahisa, and Anggi Agustian. 2021. “Pernikahan Dini Dalam Perspektif Undang-Undang Perkawinan Dan Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Rechten : Riset Hukum Dan Hak Asasi Manusia 3 (1): 27–36. https://doi.org/10.52005/rechten.v3i1.24.

in Di Pengadilan Agama Pamekasan. Jurnal Repertorium. http://etheses.iainmadura.ac.id/id/eprint/3318

Azhari, M. B., & Priandini, L. (2022). Akibat Hukum Dari Pembatalan Perkawinan Sedarah (Putusan Pengadilan Agama Banyumas Nomor 1160/Pdt.G/2018/PA.Bms). Palar | Pakuan Law Review, 8(1), 212–227. https://doi.org/10.33751/palar.v8i1.4777

Dr. Rohmadi, M. A. (2023). Prosedur dan akibat hukum pembatalan perkawinan menurut ketentuan undang-undang nomor 1 tahun 1947 dan hukum islam (M. E. S. Edi Mulyono (ed.)). Muslim, Yayasan Pendidikan Cendekia.

Ismi Putri. (2023). Pembatalan Perkawinan karena Kawin Paksa menurut kompilasi hukum islam. Fakultas Hukum, Universitas Lampung, 13(1), 104–116.

Ismi Tri Septiyani. (2022). Analisis Hukum Islam terhadap Pembatalan Perkawinan Atas Dasar Praktik Pencatatan Perkawinan Ilegal. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam, 95–100. https://doi.org/10.29313/jrhki.vi.1269

Izzah, H., Firdausi, M., & Iswahyuni, T. (2021). Faktor dan Dampak Nikah Paksa Terhadap Putusnya Pernikahan Menurut Kompilasi Hukum Islam. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, 2(1), 59–78. https://doi.org/10.51675/jaksya.v2i1.174

Jasmine, K. (2020). Prosedur Pengajuan Pembatalan Perkawinan Menurut Peraturan Perundang-undangan. 9.

Leonardo, J., Mongkaren, F., Belakang, A. L., Antow, D. T., Mamengko, R. S., Republik, U. D., & Tahun, I. (2023). Tindakan Pidana Pemaksaan Perkawinan. Lex Crimen, 12(3).

Neneng Resa Rosdiana, & Titin Suprihatin. (2022). Dispensasi Perkawinan di Pengadilan Agama Bandung Pasca Undang-Undang No.16 Tahun 2019. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam, 16, 21–25. https://doi.org/10.29313/jrhki.vi.714

Nugraheni, D. B. (2020). Urgensi Penggunaan Mediasi dalam Penyelesaian Perkara Pembatalan Perkawinan di Pengadilan Agama. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 14(2), 251–266. https://doi.org/10.24090/mnh.v14i2.4177

Patampari, A. S. (2020). Konsekuensi Hukum Pembatalan Perkawinan Menurut Hukum Islam. AL-SYAKHSHIYYAH Jurnal Hukum Keluarga Islam Dan Kemanusiaan, 2(2), 86–98. https://doi.org/10.35673/as-hki.v2i2.894

Pengadilan Agama Pasuruan, S. (2024). Putusan Nomor Perkara 1414/Pdt.G/2024/PA.Pas.

Rika Widianita, D. (2023). Pembatalan Perkawinan karena kawin paksa menurut kompilasi hukum islam. AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam, VIII(I), 1–19.

Rizky Fadilla, A., & Ayu Wulandari, P. (2023). Literature Review Analisis Data Kualitatif: Tahap PengumpulanData. Mitita Jurnal Penelitian, 1(No 3), 34–46.

Sudirman. (2021). Hukum Acara Peradilan Agama.

Sulistyawan, A. Y. (2021). Legal Reasoning Hakim dalam Pengambilan Putusan Perkara di Pengadilan. Jurnal Ius Constituendum, Volume 6, 18(2), 41. https://doi.org/10.30595/islamadina.v18i2.1920

Suwardi. (2021). Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Pembatalan Perkawinan Di Pengadilan Agama. Ensiklopediaku, 3(1), 6.

Tanjung, R., Supriani, Y., Mayasari, A., & Arifudin, O. (2022). Manajemen Mutu Dalam Penyelenggaraan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Glasser, 6(1), 29. https://doi.org/10.32529/glasser.v6i1.1481

Yanova, M. Hendri, Komarudin, P., & Hadi, H. (2023). Metode Penelitian Hukum: Analisis Problematika Hukum Dengan Metode Penelitian Normatif Dan Empiris. Badamai Law Journal Magister Hukum Universitas Lambung Mangkurat, 8(2), 394–408.

Yasa, I. W., & Iriyanto, E. (2023). Kepastian Hukum Putusan Hakim Dalam Penyelesaian Sengketa Perkara Perdata. Jurnal Rechtens, 12(1), 33–48. https://doi.org/10.56013/rechtens.v12i1.1957

Zakiah, N. (2021). Kekuasaan orang tua menurut kuhp dan undang- undang perkawinan. Ash-Shalabah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(1), 25–30.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:
Kantor: Prodi Ahwal Syakhshiyyah
Fakultas Agama Islam
(gedung Usman bin Affan),Universitas Islam Malang (UNISMA)
Phone: 081334447073, 0341 - 580547, Fax.: 0341 - 552249
Email: hikmatina@unisma.ac.id
Alamat: Jalan Mayjen Haryono 193 Malang 65144