Urgensi Penerapan Central Bank Digital Currency Sebagai Solusi Mencegah Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia

Dinda Nurun Nafisa

Abstract


ABSTRACTThe rapid development of digital technology has transformed Indonesia's payment system through the widespread use of electronic money and digital financial services. However, this development has also created new opportunities for money laundering activities by enabling criminals to disguise the origin of illicit funds through digital payment platforms. This condition highlights the need for a payment system that is not only efficient but also capable of supporting anti-money laundering efforts. One of the innovations currently being developed by Bank Indonesia is the Central Bank Digital Currency (CBDC), known as the Digital Rupiah. This study aims to analyze the urgency of implementing CBDC as an instrument to prevent money laundering in Indonesia and to examine its legal framework. This research employs a normative legal research method using statutory, conceptual, and comparative approaches. The study relies on primary, secondary, and tertiary legal materials, which are analyzed qualitatively through library research.Key words: Central Bank Digital Currency, Digital Rupiah, Money Laundering, Bank Indonesia. ABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi sistem pembayaran di Indonesia melalui penggunaan uang elektronik dan layanan keuangan digital. Di sisi lain, kemajuan tersebut juga membuka peluang bagi pelaku tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk memanfaatkan sistem pembayaran digital dalam menyamarkan asal-usul dana hasil kejahatan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi sistem pembayaran yang tidak hanya efisien, tetapi juga mampu mendukung upaya pencegahan pencucian uang. Salah satu inovasi yang sedang dikembangkan oleh Bank Indonesia adalah Central Bank Digital Currency (CBDC) atau Rupiah Digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penerapan CBDC sebagai instrumen pencegahan tindak pidana pencucian uang di Indonesia serta mengkaji pengaturan hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif melalui studi kepustakaan.Kata kunci : Central Bank Digital Currency, Rupiah Digital, Tindak Pidana Pencucian Uang, Bank Indonesia.

Full Text:

PDF

References


Andira, I., Muhammad Syaihputra, B. M., Rusdiananto, G, F., & Redvin, S. (2025). Implementasi Central Bank Digital Currency sebagai Alat Pembayaran yang Sah di Indonesia. SYARIAH: Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 2, No. 4

Bank Indonesia “Digital Rupiah/Central Bank Digital Currency,” diaksses 2 Mei 2026, https://www.bi.go.id

Claudia Saymindo Emanuella. (2021). Central Bank Digital Currency (CBDC) Sebagai Alat Pembayaran di Indonesia. Jurist-Diction, Vol. 4, No. 6

Dimas, B. P., & Raden, A. E. W. (2022). Digitalisasi Sistem Pembayaran dan Tantangan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, Vol 1. No, 1

Fadilah, M., & Rianda, D. (2023). Legalitas Penerapan Central Bank Digital Currency (CBDC) di Indonesia. Jurnal USM Law Review, Vol. 6, No. 3, hlm. 741-761

Fransiska, A. I. (2022). Central Bank Digital Currency Under the State Theory of Money: A Preliminary Legal Analysis. Journal of Central Banking Law and Institutions, Vol. 1, No. 3

Jagaddhita, I. K. E. S., & Kusuma, P. S. A. J. (2024). TINJAUAN LITERATUR: IMPLEMENTASI PENGGUNAAN E-MONEY SEBAGAI PENDUKUNG CASHLESS SOCIETY DI INDONESIA. KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS, Vol. XIII, No. 2

Nugroho, A., & Hidayat, R. (2023). Central Bank Digital Currency (CBDC): Peluang dan Tantangan Implementasi di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 20, No. 2

Op. Cit. Fadilah, M., & Rianda, D. Legalitas Penerapan Central Bank Digital Currency (CBDC) Di Indonesia. Jurnal USM Law Review

Op. Cit. Fransiska, A. I. Central Banl Digital Currency Under the State Theory of Money: A Preliminary Legal Analysis. Journal of Central Banking Law and Institutions

Op. Cit. Syafira Nurullia. Menggagas Pengaturan dan Penerapan Central Bank Digital Currency di Indonesia: Bingkai Ius Constituendum. Journal of Judicial Review

Ppatk.go.id, “Catatan Capaian Strategis PPATK Tahun 2025: Menjaga Kedaulan dan Integritas Ekonomi Bangsa Jakarta, 28 Januari 2026 B/001/HM.05/3.1/I/2026” diakses 2 Mei 2026, https://www.ppatk.go.id/siaran_pers/read/1594/catatan-capaian-strategis-ppatk-tahun-2025-menjaga-kedaulatan-dan-integritas-ekonomi-bangsa-jakarta-28-januari-2026-b001hm0531i2026-.html

Prasetyo, R. (2024). Urgensi Pengaturan Central Bank Digital Currency dalam Sistem Hukum Keuangan Indonesia. Jurnal RechtsVinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, Vol. 13, No. 1

Ratnasari, D., Siswajanthy, F., Zeynia, F., Kusnadi, N., & Alia, N. (2025). Analisis Penerapan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dalam Mendorong Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia. IQBAR: Jurnal akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah, Vol. 1, No 2

Santoso, A. I., & Santiago, F. (2024). Urgency of Money Laundering Crime Policy Reform in the Implementation of Digital Rupiah in Indonesia. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, Vol. 2, No. 1

Satria, R. P., & Budi, S. (2023). Implementasi Anti-Money Laundering pada Sistem Pembayaran Digital di Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 12, No. 6

Soleha, S., Harahap, H. I., Sabrina, T. W., & Batubara, M. (2024). Perkembangan Financial Technology Terkait Central Bank Digital Currency (CBDC) Terhadap Transmisi Kebijakan Moneter dan Makroekonomi. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, Vol. 9

Triyuwono, I. (2023). Central Bank Digital Currency Dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Reviu Akuntansi, Keuangan, Dan Sistem Informasi, Vol. 2, No. 1

Zahrashafa, M., Rizky, B. P., & Nadia, M. (2023). Going Digital Rupiah: Some Considerations from Sovereignty and Cybersecurity Perspectives. Journal of Central Banking Law and Institutions, Vol. 2, No. 1


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Powered by Open Journal System Developer(s): Public Knowledge Project