PENGARUH JENIS BASIS KRIM TERHADAP PELEPASAN SENYAWA AKTIF ANTIBAKTERI ASAM SALISILAT PADA MEDIA STAPHYLOCCOCUS AUREUS

Nur IzaUlul Azmi, Anita Puspa Widiyana, Yudi Purnomo

Abstract


ABSTRAK

Pandahuluan: Basis krim dalam sediaan topikal berperan penting terhadap aktivitas senyawa obat. Basis tipe M/A dan A/M merupakan pilihan dalam formulasi sediaan krim. Asam salisilat merupakan senyawa antibakteri yang dapat diformulasi menjadi sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh basis krim tipe M/A dan A/M terhadap pelepasan senyawa aktif asam salisilat dan sifat fisik kimia sediaan.

Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan melakukan formulasi sediaan krim asam salisilat dalam basis M/A dan A/M. Kemudian dilakukan uji sifat fisika (homogenitas, daya sebar) dan kimia, (pH) serta aktivitas antibakteri. Data dinyatakan dalam rerata ± SD dan diuji statistik dengan uji t dan mann-whitney.

Hasil: Homogenitas sediaan krim asam salisilat dalam tipe M/A dan A/M menunjukkan hasil homogen. Daya sebar sediaan krim dalam basis M/A lebih kecil dibandingkan A/M (p<0,05). Derajat keasaman (pH) sediaan asam salisilat dalam basis krim tipe A/M (3,82±0,005) lebih rendah (p<0.05) dari pada krim M/A (21,4±0,30 mm). Aktivitas antibakteri asam salisilat dalam basis M/A (21,6±0,5) tidak berbeda dengan A/M (21,4±0,3) (p>0,05,t-test).

Kesimpulan: Jenis basis krim asam salisilat tipe M/A dan A/M berpengaruh terhadap sifat fisika daya sebar, dan sifat kimia pH sediaan krim asam salisilat namun tidak mempengaruhi sifat homogenitas dan antibakteri.

Kata Kunci: Basis M/A; basis A/M; sifat biologi; sifat fisika; sifat kimia.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.