STUDI PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU DENGAN SISTEM ANAEROB AEROB DI DESA SUMBERAGUNG KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG
Abstract
ABSTRAK
Produksi tahu menghasilkan air limbah dengan kandungan bahan organik yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila dibuang tanpa pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi debit air limbah dan karakteristik influen serta merencanakan rangkaian pengolahan, dimensi unit, dan kebutuhan lahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem anaerob–aerob pada industri tahu skala rumah tangga di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah metode perencanaan teknis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Debit air limbah diestimasi berdasarkan penggunaan air dalam proses produksi, sedangkan karakteristik influen ditentukan berdasarkan data sekunder dari penelitian terdahulu di wilayah Malang Raya menggunakan metode kuartil inklusif. Pengolahan 150 kg kedelai per hari melalui 15 siklus produksi menghasilkan debit air limbah rencana sebesar 2,64 m³/hari, debit rata-rata sebesar 0,33 m³/jam, dan debit puncak sebesar 0,66 m³/jam. Karakteristik influen rencana terdiri atas pH 4,0, BOD 4.300 mg/L, COD 9.300 mg/L, dan TSS 1.400 mg/L. Rangkaian pengolahan terdiri atas penyaringan, ekualisasi–netralisasi, pengendapan awal, biofilter anaerob, biofilter aerob, pengendapan akhir, dan penampungan efluen, dengan volume efektif total sebesar 16,872 m³ dan kebutuhan lahan sebesar 23,60 m². Hasil estimasi kualitas efluen menunjukkan BOD sebesar 105,95 mg/L, COD 229,15 mg/L, TSS 36,18 mg/L, dan pH 6,5–8,0. Dengan demikian, secara teoritis hasil perencanaan IPAL telah memenuhi baku mutu air limbah yang berlaku.
ABSTRAK
Tofu production generates wastewater with a high organic content that may pollute the environment when discharged without treatment. This study aimed to estimate wastewater flow and influent characteristics and to design the treatment train, unit dimensions, and land requirement of an anaerobic–aerobic wastewater treatment plant (WWTP) for a household-scale tofu industry in Sumberagung Village, Ngantang District, Malang Regency. An engineering design method with a descriptive quantitative approach was applied. Wastewater flow was estimated from production water use, while influent characteristics were established from secondary studies in Greater Malang using the inclusive quartile method. Processing 150 kg of soybeans daily through 15 cycles produces a design wastewater flow of 2.64 m³/day, an average flow of 0.33 m³/hour, and a peak flow of 0.66 m³/hour. The design influent comprises pH 4.0, BOD 4,300 mg/L, COD 9,300 mg/L, and TSS 1,400 mg/L. The treatment train comprises screening, equalization–neutralization, primary settling, anaerobic biofiltration, aerobic biofiltration, final settling, and effluent storage, with an effective volume of 16.872 m³ and a land requirement of 23.60 m². The estimated effluent contains BOD 105.95 mg/L, COD 229.15 mg/L, TSS 36.18 mg/L, and pH 6.5–8.0; therefore, the design theoretically meets the applicable effluent standards.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Zalfain, M., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. 2024. Mitigating Environmental Pollution from Tofu Industry Wastewater: Case of Suyanto Tofu Factory, Mojokerto. Applied Environmental Science, 2(1), 31–48.
Palevi, M., Noerhayati, E., Rahmawati, A. 2024. Studi Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Di Pabrik Tahu Banggle Jombang. Jurnal Rekayasa Sipil, Malang.
Ardiansyah, M. 2023. Studi Perencanaan IPAL Industri Tahu Sari Alam Malang dengan Kombinasi Biodigester dan Biofilter Berbasis Lumion.
Kadafi, A. 2025. Studi Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Tahu Skala Rumah Tangga (IKRT) Menggunakan Teknologi Anaerobik–Aerobik Biofilter. Jurnal Rekayasa Sipil e-Journal, 15(2), 144–151.
Yuniar, V., Noor, R., Khair, R. M., & Abdi, C. 2024. Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Tahu di Kelurahan Loktabat Utara, Kalimantan Selatan. JTAM Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat, 7(2), 13–26.
Pambudi, Y. S., Sudaryantiningsih, C., G. G. 2021. Analisis Karakteristik Air Limbah Industri Tahu dan Alternatif Proses Pengolahannya Berdasarkan Prinsip-Prinsip Teknologi Tepat Guna. Jurnal Teknik Lingkungan, 6(8).
Hardyanti, N., Susanto, H., Budihardjo, M. A., Purwono, & Saputra, A. T. 2023. Characteristics of Tofu Wastewater from Different Soybeans and Wastewater at Each Stage of Tofu Production. Ecological Engineering and Environmental Technology, 24(8), 54–63.
SNI 6989.2:2019, 6989.3:2019, 6989.11:2019, 6989.72:2009. Air dan Air Limbah – Metode Uji COD, TSS, pH, dan BOD. Badan Standardisasi Nasional.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No. 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.
Kholif, M. Al, Alfiah, F., & Sutrisno, J. 2021. Penggunaan Biofilter Anaerob untuk Menurunkan Kadar Pencemar Organik pada Limbah Cair Industri Tahu. Jurnal Teknik Lingkungan, 7(2), 149–158.
Badan Standardisasi Nasional. 2024. SNI 9294:2024 Tata Cara Perencanaan dan Pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik dengan Tangki Biofilter. Jakarta: BSN.
U.S. Environmental Protection Agency. 1999. Wastewater Technology Fact Sheet: Fine Bubble Aeration. EPA 832-F-99-065.
Hartati, E., & Rahmawati, N. A. 2024. Perencanaan Jalur Air Limbah di PT. X Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(5), 1276–1283.
Essra, I., Angin, G. P., & Purwadi, O. T. 2021. Perencanaan Sistem Jaringan Air Limbah di Fakultas Teknik Universitas Lampung. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 8(3), 429–438
Harahap, J., Ardhianto, R., Muliadita, T. S., Mahdariza, F., Ersa, N. S., & Ashari, T. M. 2025. The Efficacy of Anaerobic Biofilter and Pre-Aeration with Microbubble Generator for Tofu Wastewater Treatment. Jurnal Presipitasi, 22(1), 95–108.
U.S. EPA. 2003. Wastewater Technology Fact Sheet: Screening and Grit Removal. EPA 832-F-03-011.
Nilawati, D., Matsuura, N., Honda, R., Hara-Yamamura, H., Sintawardani, N., & Yamamoto-Ikemoto, R. 2021. Methane Recovery from Acidic Tofu Wastewater Using an Anaerobic Fixed-Bed Reactor with Bamboo as the Biofilm Carrier. Journal of Material Cycles and Waste Management, 23, 537–547.
Said, N. I., & Firly. 2005. Uji Performance Biofilter Anaerobik Unggun Tetap Menggunakan Media Biofilter Sarang Tawon untuk Pengolahan Air Limbah Rumah Potong Ayam. Jurnal Air Indonesia, 1(3).
Fitriani, S. N., & Hendrasarie, N. 2023. Biofilter Aerob dengan Media Kayu Meranti untuk Mengolah Limbah Tahu. Jurnal EnviScience, 7(2), 177–189.
Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Industri dan/atau Kegiatan Usaha Lainnya.
Mufida. 2015. Perencanaan IPAL dengan Kombinasi Sistem Anaerobik–Aerobik pada Pabrik Tahu DUTA Malang.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)