ANALISIS KINERJA WAKTU PROYEK INTAKE KANAN BENDUNG GERAK KARANGNONGKO BOJONEGORO MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM)
Abstract
ABSTRAK
Proyek Pembangunan Bendungan Karangnongko merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia, yang memainkan peran penting dalam penyediaan irigasi dan air baku untuk Kabupaten Bojonegoro. Selama pelaksanaannya, kegiatan konstruksi sering menghadapi penyimpangan antara jadwal yang direncanakan dan jadwal aktual, sehingga memerlukan metode analitis yang dapat mengevaluasi kinerja waktu proyek secara objektif. Penelitian ini menggunakan metode Earned Value Management (EVM) untuk mengevaluasi kinerja jadwal proyek berdasarkan perbandingan antara Planned Value (PV) dan Earned Value (EV). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan kemajuan bulanan dan jadwal waktu proyek untuk pembangunan Intake Kanan Bendungan Karangnongko. Analisis dilakukan dengan menghitung Schedule Performance Index (SPI) dan Schedule Variance (SV) untuk setiap periode pelaporan guna menentukan tingkat efisiensi dan penyimpangan dalam kinerja jadwal proyek. Hasil menunjukkan bahwa nilai SPI dan SV berfluktuasi selama pelaksanaan proyek, dengan beberapa bulan menunjukkan keterlambatan (SPI < 1, SV negatif) dan lainnya menunjukkan percepatan (SPI > 1, SV positif). Secara keseluruhan, proyek menunjukkan tren perbaikan dalam kinerja jadwal menuju periode akhir, dengan nilai SPI mendekati 1, menunjukkan keselarasan antara kemajuan yang direncanakan dan aktual. Penerapan EVM terbukti efektif dalam memberikan gambaran kuantitatif tentang efisiensi waktu proyek dan dapat berfungsi sebagai alat praktis dalam manajemen proyek untuk mengendalikan kinerja jadwal.
Kata kunci: Earned Value Management (EVM), Schedule Performance Index (SPI), Schedule Variance (SV), kinerja waktu, pengendalian proyek.
ABSTRACT
The Karangnongko Barrage Construction Project is one of Indonesia’s National Strategic Projects (PSN), playing an important role in providing irrigation and raw water for Bojonegoro Regency. During its implementation, construction activities often face deviations between the planned and actual schedules, requiring an analytical method that can objectively evaluate project time performance. This study employs the Earned Value Management (EVM) method to assess project schedule performance based on the comparison between Planned Value (PV) and Earned Value (EV). The data used in this study are secondary data obtained from monthly progress reports and the project time schedule for the construction of the Right Intake of the Karangnongko Barrage. The analysis was conducted by calculating the Schedule Performance Index (SPI) and Schedule Variance (SV) for each reporting period to determine the level of efficiency and deviation in project schedule performance. The results indicate that SPI and SV values fluctuated during project execution, with some months showing delays (SPI < 1, SV negative) and others showing acceleration (SPI > 1, SV positive). Overall, the project demonstrated an improvement trend in schedule performance toward the final period, with SPI values approaching 1, indicating alignment between planned and actual progress. The application of EVM proved effective in providing a quantitative overview of project time efficiency and can serve as a practical tool for project management in controlling schedule performance.
Keywords: Earned Value Management (EVM), Schedule Performance Index (SPI), Schedule Variance (SV), time performance, project control.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Afifah, “Bendung Gerak Karangnongko, Proyek Strategi Nasional untuk Kesejahteraan Warga,” PEMERKAB BOJONEGORO, 2022. https://bojonegorokab.go.id/berita/6895/bendung-gerak-karangnongko-proyek-strategis-nasional-untuk-kesejahteraan-warga
S. W. Kristanto, Suwanto Marsudi, and Dian Sisinggih, “Analisis Hidraulika Uji Model Fisik Kantong Lumpur Bendung Gerak Karangnongko Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur,” J. Teknol. dan Rekayasa Sumber Daya Air, vol. 3, no. 2, pp. 594–606, 2023, doi: 10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.050.
Nuryono, “Analisis Manajemen Waktu dan Biaya Dengan Menggunakan Metode Earned Value Analysis dan Metode Crashing (Study Kasus Pada Proyek Toll Road Development Of Semarang-Demak 1C),” vol. 15, no. 1, pp. 37–48, 2024.
B. K. Utomo and D. Kusmana, “EVALUASI KINERJA WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK WU TOWER BANDUNG,” vol. 4, no. 2, pp. 225–241, 2024, doi: 10.32897/simteks.v4i2.3947.
I. G. N. Sunatha, A. A. R. Ritaka Wangsa, T. I. Praganingrum, and P. M. Loviani, “Kinerja Biaya Dan Waktu Proyek Dengan Metode Earned Value Management,” J. Tek. Gradien, vol. 15, no. 02, pp. 39–47, 2023, doi: 10.47329/teknik_gradien.v15i02.1085.
A. Husen, “Manajemen Proyek Perencanaan, Penjadwalan & Pengendalian Proyek,” Yogyakarta Andi, 2009.
M. C. Winoto, K. Guwinarto, and S. Limanto, “Faktor Penyebab dan Dampak Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Konstruksi menurut Kontraktor terhadap Indikator Performa Proyek,” Dimens. Pratama Tek. Sipil, vol. 12, pp. 57–63, 2023.
B. Proboyo, “Delay in Project Implementation Time: Classification and Ranking of Causes,” Civ. Eng. J. Petra Christ. Univ. Surabaya, 1999.
H. A. Rani, “Manajemen Proyek Konstruksi,” p. 99, 2016, [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/316081639_Manajemen_Proyek_Konstruksi
Kementrian Pekerjaan Umum, “Modul Pengendalian Pelaksanaan Proyek,” Pengendali. Pelaks. Proy., vol. 1, p. 73, 2017, [Online]. Available: https://simantu.pu.go.id/epel/edok/e99f9_Manajemen_Pengendalian_Pelaksanaan_Proyek.pdf
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)