EVALUASI PUTAR BALIK TERHADAP KINERJA LALU LINTAS DI RUAS JALAN SRIWIJAYA NUSA TENGGARA BARAT
Abstract
Laras Wulandari, 21801051208, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Malang, Evaluasi Putar Balik Terhadap Kinerja Lalu Lintas Di Ruas Jalan Sriwijaya Nusa Tenggara Barat, Dosen Pembimbing : Ir. H. Warsito, MT. dan Anang Bakhtiar, S.T., MT.
Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kinerja lalu lintas adalah fasilitas putar balik kendaraan. Saat ini, fasilitas putar balik di ruas Jalan Sriwijaya dianggap masih kurang optimal, karena sering terjadi penumpukan kendaraan yang mengakibatkan penurunan kinerja lalu lintas secara keseluruhan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu tempuh rata-rata yang dibutuhkan rata-rata kendaraan yang akan melakukan U-turn, panjang antrian kendaraan serta rasio kinerja kendaraan pada saat terjadi U-turn, mengetahui kinerja arus lalu lintas dan tingkat pelayanan di ruas Jalan Sriwijaya pada kondisi eksisting dan mengetahui solusi untuk bisa memberikan peningkatan kinerja layan lalu lintas pada ruas Jalan Sriwijaya.
Metode penelitian dilakukan dengan deskripstif kuantitatif dengan pengumpulan data dokumentasi, data volume lalu kendaraan dan volume kendaraan yang melakukan putar balik, data waktu tempuh kendaraan yang melakukan U-turn, data geometrik jalan dan data geometrik U-turn. Analisa yang dilakukan adalah analisa kinerja putar balik, ruas antrian u-turn dan analisa kinerja ruas jalan. Selanjutnya dicari alternatif solusi permasalahan yang terjadi.
Analisis menunjukkan bahwa waktu tempuh rata-rata tertinggi untuk U-Turn di Jalan Sriwijaya terjadi pada hari Senin pukul 17.15–17.30 sebesar 14,96 detik. Rasio antrian sebesar 1,74 (P > 1,0) menandakan terjadinya antrian kendaraan, dengan puncak antrian pada Senin pukul 16.00–17.00. Kinerja lalu lintas dari arah Jl. Sriwijaya ke Jl. Brawijaya menunjukkan derajat kejenuhan tertinggi sebesar 1,019 (tingkat pelayanan F) dengan volume tertinggi 2784,6 smp/jam (Selasa, 17.00–18.00). Sementara itu, arah ke Jl. Majapahit memiliki derajat kejenuhan 0,99 (tingkat pelayanan E) dan volume tertinggi 2705,7 smp/jam (Minggu, 17.00–18.00). Solusi peningkatan kinerja lalu lintas meliputi pelebaran lajur dari 3,25 m menjadi 4 m, pelebaran median U-Turn, serta pemindahan atau penutupan fasilitas U-Turn.
Kata Kunci: Derajat Kejenuhan, Kinerja Lalu Lintas, Tingkat Pelayanan, U-Turn,.Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Sukirman, S. (2003). Diilsar-dasar Perencanaan Geometri Jalan.
Sukirman, Silvia 1999, Dasar-dasar Perencanaan Geometrik Jalan, Bandung: Nova.
Tamba, D. L. (2023). Pengaruh U-Turn (Putar Balik Arah) Terhadap Kinerja Arus Lalu Lintas Ruas Jalan Setia Budi Kota Medan. Medan:
Thalib, M. T. N. (2018). Kepadatan Arus Lalu Lintas Pada Ruas Jalan. 6(1), 59–68
Tifany, J. R. (2022). Analisis Kinerja Putar Balik Arah Jalan Tun Abdul Razak Kabupaten Gowa Menggunakan Software Vissim.
Utami, Y. T., Ariyadi, T., & Mayuni, S. (2017). Kajian Putar Balik (U-turn) Terhadap Arus Lalu Lintas (Studi Kasus : Jalan Gajah Mada Pontianak).
Utari, Annisa. 2018, Pengaruh Gerak U-turn Pada Bukaan Median Terhadap Karakteristik Arus Lalu Lintas Di Ruas Jlan Kota Medan (Studi Kasus).
Wiranto, R. (2019). Pengaruh U-Turn ( Putar Balik Arah) Terhadap Kinerja Arus Lalu Lintas Ruas Jalan Tengku Amir Hamzah Kota Medan.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)