STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN JEMBATAN KLATAK KABUPATEN TULUNGAGUNG JALUR LINTAS SELATAN (JLS) LOT 6 DENGAN METODE KOMPOSIT
Abstract
ABSTRAK
Jembatan Klatak merupakan jembatan yang menghubungkan Gemah dan Klatak. Jembatan ini menggunakan konstruksi gelagar balok "I" (Girder PCI) dan akan direncanakan menggunakan alternatif lain dengan metode komposit sepanjang 40 meter dengan lebar 13,9 meter. Dimensi pelat lantai adalah 2388,12 kg/m, beban sendiri gelagar adalah 2583,6 kg/m, beban hidup adalah 787,5 kg/m, beban garis: 12348 kg, gaya rem adalah 4652 kg, dan beban angin adalah 1510,284 kg/m. Menggunakan tulangan pelat lantai longitudinal Ø 16 - 125 dan transversal Ø 16 - 250, sayap gelagar dengan lebar 60 cm, tebal badan 5,53 cm, dan dimensi masing-masing sayap 16,6 cm. Perencanaan abutmen menghasilkan tinggi 6.172 m, dengan panjang 13,5 m, lebar bawah 6,5 m, dan lebar abutmen atas 1,5 m. Menggunakan pondasi tiang pancang, dengan diameter pondasi 50 cm, tinggi 36, total pondasi sebanyak 18. Tulangan utama diperoleh sebanyak 10 buah D14, dan tulangan spiral sebesar D10-42 mm.
ABSTRAK
Klatak Bridge is a bridge that connects Gemah and Klatak. This bridge uses "I" beam girder construction (PCI Girder) and will be planned using another alternative with a composite method spanning 40 meters with a width of 13.9 meters. The dimensions of the floor plate are 2388.12 kg / m, the girder self-load is 2583.6 kg / m, the live load is 787.5 kg / m, the line load: 12348 kg, the brake force is 4652 kg and the wind load is 1510.284 kg / m. Using longitudinal floor plate reinforcement Ø 16 - 125 and transverse Ø 16 - 250, girder flanges with a width of 60 cm, a thickness of 5.53 cm on the body, and 16.6 cm dimensions of each flange. The abutment planning obtained a height of 6.172 m, with a length of 13.5 m, a bottom width of 6.5 m, and an upper abutment width of 1.5 m. Using pile foundations, with a foundation diameter of 50 cm, a height of 36, a total of 18 foundations. The main reinforcement was obtained as much as 10 D14, and the spiral reinforcement was D10-42 mm.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Anggraini, A. S., Warsito, W., Suprapto, B. 2021. Studi Alternatif Perencanaan Jembatan dengan Struktur Rangka Baja Type Pratt pada Jembatan Petak Kabupaten Nganjuk. Jurnal Rekayasa Sipil (e-jurnal), 10(1), 24-36.
Anonim. 2008. “SNI 2833:2008 Standar
perencanaan ketahanan gempa untuk
jembatan.” Badan Standard Nasional.
Anonim. 2015. “Perancangan bantalan
Elastomer untuk perletakan j
jembatan.”Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat.
Anonim. 2016. “SNI-1725-2016 Pembebanan
Untuk Jembatan”. Badan Standard
Nasional.
Anonim. 2012. “SNI-1726-2012 Tata Cara
Perencanaan Perencanaan Ketahanan
Gempa Untuk Struktur Bangunan
Gedung dan Non Gedung ”. Badan Standard Nasional.
Anonim. 2005. “RSNI T-03-2005 Perencanaan
struktur baja untuk jembatan”.
Badan Standard Nasional
Badan Standarisasi Nasional. 2016.
Pembebanan Untuk Jembatan. SNI
:2016. Jakarta: Standar Nasional
Indonesia.
Pratiwi, N. D., Warsito, W., & Rokhmawati, A.
(2023). Studi Alternatif Perencanaan
Jembatan Jalan Lingkar Selatan
Kabupaten Sampang Madura
Menggunakan Konstruksi Struktur Baja.
Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal), 13(1),
-655.
Saraswati, M. D., Warsito, W., & Suprapto, B.
(2021). Studi Perencanaan dengan
Metode Komposit pada Jembatan Desa
Parakan Kabupaten Trenggalek. Jurnal
Rekayasa Sipil (e-journal), 9(2), 131-
.
Standar Nasional Indonesia (SNI) 1725-2016.
Standar Pembebanan Untuk Jembatan.
Departemen Pekerjaan Umum.
Standar Nasional Indonesia (SNI) T-02-2005.
Standar Pembebanan Untuk Jembatan.
Departemen Pekerjaan Umum.
Standar Nasional Indonesia (SNI) T-03-2005.
Perencanaan Struktur Baja Untuk
Jembatan. Departemen Pekerjaan
Umum.
Standar Nasional Indonesia (SNI) T-12-2004.
Perencanaan Struktur Beton Untuk
Jembatan. Departemen Pekerjaan
Umum.
Standar Nasional Indonesia (SNI) 2833:201X.
Perancangan Jembatan terhadap
beban gempa. Departemen Pekerjaan
Umum.
Suryaningrat, S. S., Warsito, W., & Suprapto, B.
(2024). Studi Alternatif Perencanaan
Jembatan Alas Buluh I Kabupaten
Banyuwangi Menggunakan Metode
Komposit. Jurnal Rekayasa Sipil (e-
journal), 14(1)
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)