Studi Perencanaan Instalasi Air Limbah (IPAL) Industri Tahu Skala Rumah Tangga (IKRT) Menggunakan Teknologi Anaerobik - aerobik Biofilter
Abstract
ABSTRAK
The increasing population growth supported by the increase in the economic development sector has triggered changes in environmental quality in Pasuruan City. The need for food is increasing. The increasing price of food has caused many people to buy cheaper food needs such as tofu. The Tofu Factory located in Bajan Village, Gondangwetan District, Pasuruan Regency has a land area of ± 320 m2 with a production volume of 1000 kg/day. The purpose.of this study was to determine the quality and quantity of Bajangan Tofu Factory Liquid Waste using the Anaerobic-Aerobic Biofilter method and sample testing in the laboratory. Through the results of the Sample test in the Laboratory, the Bajangan Tofu Factory liquid waste was obtained, namely:.BOD of 2021 mg/L, COD of 8910 mg/L, TSS of 212.7 mg/L and Ph of liquid waste of 4.56. The Bajan Tofu Factory produces a wastewater discharge of 14,560 L/Day with a total working hours per day of 17 Hours and a daily soybean production volume of 1000 Kg. So in the Cost Budget Plan (RAB) for planning the Wastewater Treatment Plant (IPAL) for the Bajan Tofu Factory, the cost is Rp. 64.328.884,9
Kata Kunci: Planning IPAL,Scale IKRT, Anaerobic – Aerobic Biofilter
ABSTRAKI
Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat yang didukung oleh peningkatan sektor pembangunan ekonomi telah memicu perubahan kualitas lingkungan di Kota Pasuruan. Kebutuhan akan pangan pun semakin meningkat. Harga bahan pangan yang semakin meningkat menyebabkan banyak masyarakat yang membeli kebutuhan pangan yang lebih murah seperti tahu. Pabrik Tahu yang berlokasi di Desa Bajan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan ini memiliki luas lahan ± 320 m2 dengan volume produksi 1000 kg/hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan kuantitas Limbah Cair Pabrik Tahu Bajangan dengan menggunakan metode Biofilter Anaerob-Aerob dan uji sampel di laboratorium. Melalui hasil uji Sampel di Laboratorium diperoleh limbah cair Pabrik Tahu Bajangan yaitu : BOD sebesar 2021 mg/L, COD sebesar 8910 mg/L, TSS sebesar 212,7 mg/L dan Ph limbah cair sebesar 4,56. Pabrik Tahu Bajan menghasilkan debit limbah cair sebesar 14.560 L/hari dengan total jam kerja perhari 17 Jam dan volume produksi kedelai perhari sebesar 1000 Kg. Maka dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pabrik Tahu Bajan ini membutuhkan biaya sebesar Rp. 64.328.884,9
Kata Kunci: Perencanaan IPAL, Skala IKRT, Biofilter Anaerob - Aerob
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
DAFTAR PUSTAKA
Arif, M. M., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. (2023). Studi Perancangan Tipikal Anaerobic Filter (AF) Untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah Pasar Tradisional Blimbing, Kota Malang
Dewantara, A. R., Noerhayati, E., & Rahmawati, A. (2022). Studi Perencanaan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Rumah Tangga Desa Pabian Kabupaten Sumenep.
Hendri, H., Saputra, R. N., & Kisbianty, D. (2019). Perancangan Aplikasi Rencana Anggaran Biaya Pada PT. Zaki Putra Andalas Jambi. Jurnal Ilmiah Media Sisfo,
(2).
Kementerian PUPR. (2018). Pedoman Perencanaan Teknik Terinci Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) (Buku Utama). Direktur Jenderal Cipta Karya, 1.
Khawarita Siregar, & Christopher W. (2019). Perancangan Tong Sampah Pupuk Dengan Metode QFD Untuk Mengolah Limbah Organik Menjadi Pupuk Serbaguna. Talenta Conference Series: Energy and Engineering (EE), 2(3).
Khusna Mufida, D., Sholichin, M., & Cahyani, C. (2016). Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan Menggunakan Kombinasi Sistem Anaerobik-aerobik pada Pabrik Tahu “Duta” Malang. Jurnal Teknik Pengairan, 1
Parikesit, S. L. (2023). Studi Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Tahu Skala Rumah Tangga (IKRT) Menggunakan Teknologi Anaerobik – Aerobik Biofiler
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)