STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN BANGUNAN PEMECAH GELOMBANG (BREAKWATER) DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN

Syahril Mauludin, Warsito Warsito, Anang Bakhtiar

Abstract


ABSTRAK

Pemecah gelombang (Breakwater) adalah bangunan pelindung perairan dari gangguan gelombang, terdapat dua jenis utama breakwater yaitu yang terhubung langsung dengan pantai (sambung Pantai) dan yang terletak jauh di lepas Pantai. Jenis sambung Pantai pada umumnya digunakan untuk melindungi Pelabuhan, sedangkan jenis lepas Pantai lebih banyak diterapkan untuk melindungi garis Pantai dari erosi akibat gelombang. Breakwater terdiri dari tipe sisi miring, tegak, dan campuran, yang membantu menciptakan kondisi perairan yang tenang di Pelabuhan, memudahkan aktivitas bongkar muat kapal secara aman. Lokasi penelitian adalah di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong yang terletak di Pantai Utara Provinsi Jawa Timur dan secara administrasif berada di Desa Brondong Kecamatan Brondong kabupaten Lamongan dengan letak geografis pada posisi  6o 51’ 54†– 7o 23’ 6†LS dan 112o 4’ 41†– 112o 33’ 12†BT. Data yang diperoleh dari berbagai sumber dan studi literatur telah diolah menggunakan metode perhitungan yang relevan. Dari analisis, tinggi gelombang rencana yang akan bekerja pada breakwater adalah 0,343 m, dengan kedalaman gelombang pecah sebesar 3,1 m. gaya yang diberikan oleh breakwater mencapai 591.495 N/m. dimensi breakwater yang sesuai berdasarkan hasil analisis adalah (1). Bagian tepi Pelabuhan dengan lebar 43 meter, tinggi 5,5 meter, Panjang 50 meter, dan lebar puncak 3,22 meter. (2). Bagian Tengah Pelabuhan dengan lebar 39,88 meter, tinggi 5,5 meter, Panjang 160 meter, dan lebar puncak 3,22 meter. Volume dan berat material yang dibutuhkan dihitung menggunakan metode Hudson, dengan diameter 1,57 meter dan berat 9,35 ton.

 

Kata kunci: Pelabuhan, Pemecah Gelombang, Bangunan Pelindung Pantai

 

ABSTRACT

A breakwater is a structure designed to protect bodies of water from the impact of waves. There are two main types of breakwaters: those directly connected to the shore (shore-connected) and those located offshore. Shore-connected breakwaters are generally used to protect harbors, while offshore breakwaters are more commonly applied to safeguard coastlines from erosion caused by waves. Breakwaters come in various types, including sloping, vertical, and composite, each playing a crucial role in creating calm water conditions in harbors, thereby facilitating safe and efficient loading and unloading activities. The research site is at Brondong Nusantara Fishing Port, located on the northern coast of East Java Province, administratively situated in Brondong Village, Brondong District, Lamongan Regency, with geographical coordinates of 6° 51’ 54†– 7° 23’ 6†S and 112° 4’ 41†– 112° 33’ 12†E. Data obtained from various sources and literature studies were processed using relevant calculation methods. The analysis determined that the design wave height acting on the breakwater is 0.343 meters, with a wave-breaking depth of 3.1 meters. The force exerted by the breakwater reaches 591,495 N/m. The appropriate breakwater dimensions based on the analysis are as follows: (1) The port edge section has a width of 43 meters, a height of 5.5 meters, a length of 50 meters, and a crest width of 3.22 meters. (2) The central port section has a width of 39.88 meters, a height of 5.5 meters, a length of 160 meters, and a crest width of 3.22 meters. The volume and weight of the required materials were calculated using the Hudson method, with a diameter of 1.57 meters and a weight of 9.35 tons.

 

Keywords: Harbor, Breakwater, Coastal Protection Structure


References


Amri, K., Tanjung, D., & Sarifah, J. 2021. Analisa Perencanaan Bangunan Pemecah Gelombang (Breakwater) Pada Pelabuhan Ikan Tanjung Tiram. Buletin Utama Teknik, 16(3), 171-178.

Armono, Haryo Dwito; Meteri kuliah Coastal engineering, tahun ajar 2015

Arthoguswantoro, E., & Saputro, S. 2022. Analisa Perencanaan Pemecah Gelombang Di Pelabuhan Patimban. In Prosiding Seminar Intelektual Muda (Vol. 4, No. 1, pp. 139-146).

Azmi, R. F., & Ariyani, D. 2023. Perencanaan Breakwater Sebagai Pelindung Pantai Di Hilir Sungai Ciliwung. Jurnal ARTESIS, 3(1), 20-27.

Defrimilsa. 2003. Studi perbandingan profil batimetri perairan utara Belitung hasil deteksi sistem akustik bim terbagi simrad EY500 dengan profil batimetri peta dishidros TNI-AL. Bogor: Skripsi Institut Pertanian Bogor.

Rizal, N. F. T., Jansen, T., & Thambas, A. H. 2021. Perencanaan Pemecah Gelombang (Breakwater) Di Daerah Pantai Desa Saonek Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Jurnal Sipil Statik, 9(4).

S. Takahashi, “Breakwater design†In Handbook of Port and Harbor Engineering. Boston, MA: Springer, 1997.

Triatmodjo, Bambang. 2016. Teknik Pantai. Yogyakarta: Beta Offset.

Triatmojo, Bambang. 1999. Teknik Pantai. Yogyakarta: Beta Offset.

Widhianto, S. L., Kharisma, D., Suharyanto, S., dan Hardiyati, S. (2015). Kajian Struktur Pengaman Pantai Sigandu, Batang. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(4), 1207-1221.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami