PENDAMPINGAN RENCANA NORMALISASI SALURAN IRIGASI DI DESA BAKUNGPRINGGODANI, SIDOARJO

Anita Rahmawati, Jalaluddin Mubarok

Abstract


Kabupaten Sidoarjo merupakan kabupaten yang kaya akan sumber daya alam. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Sidoarjo harus dapat dikelola seoptimal mungkin agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Selama ini hasil pertanian telah mampu memberikan kontribusi yang cukup besar pada sektor pertanian di Sidoarjo. Penyebab permasalahan saluran irigasi dibagi menjadi dua hal. Sebab pertama adalah kurangnya debit air irigasi untuk mengairi lahan sawah yang diinginkan pada musim kemarau dan ketidakmampuan kapasitas saluran irigasi eksisting dalam menampung dan mengalirkan air irigasi. Sebab kedua adalah karena adanya perbedaan elevasi antara muka air tinggi di saluran sekunder Lengkong yang lebih rendah dengan dasar saluran tersier yang mengalirkan debit air menuju area sawah yang diinginkan. Lokasi penelitian yang ditinjau merupakan daerah pemukiman. Alirannya berasal dari Saluran Lekong. Di desa tersebut juga terdapat pompa air eksisting yang alirannya berasal dari Saluran Lekong dan outletnya masuk ke saluran tersier warga. Kondisi saluran banyak terjadi pendangkalan, banyak ditanami tanaman liar dan dari tahun ke tahun luasnya semakin menyempit. Metode analis yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan melakukan studi literatur; melakukan survei pendahuluan; menentukan lokasi tinjau dan variabel pendukung; melakukan observasi; melakukan analisa data dan pembahasan; dan merumuskan kesimpulan. Hasil dari kajian ini adalah dengan penambahan pompa air dan U-ditch dengan rata-rata kapasitas tampung sebesar 1,84 m3/dt dan diperlukan tindak lanjut mengenai penanganan kondisi saluran dan pompa air di area persawahan di Kecamatan Balongbendo serta perlu penerbitan Perda mengenai pengolahan air limbah di area sungai pengairan sehingga kualitas sumber air tetap terjaga.

 

Kata Kunci: Kajian Irigasi, Sidoarjo, U-Ditch

Full Text:

PDF

References


Agus Irianto, 2004, Statistik Konsep Dasar & Aplikasinya. Jakarta : Kencana. Bambang Triatmodjo, 2008, Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset.

DPU Ditjen Cipta Karya Direktorat Air Bersih, 1990. Pedoman Teknis Penyediaan Air Bersih IKK Pedesaan. Jakarta.

DPU Ditjen Cipta Karya, 1994. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Prasarana Air Minum Sederhana. Jakarta, hal 42-59

DPU Ditjen Cipta Karya Direktorat Air Bersih, 2007. Grafik Fluktuasi Kebutuhan Air Bersih. Jakarta: DPU Ditjen Cipta Karya Direktorat Air Bersih.

Joko, Tri, 2010, Unit Air Baku dalam Sistem Penyediaan Air Minum, Graha Ilmu, Jakarta, hal 118- 123; 153-157

Joko, Tri, 2010, Unit Produksi dalam Sistem Penyediaan Air Minum, Graha Ilmu, Jakarta, hal 1-23; 33-40; 106-123

Kementrian Kesehatan, 1990. Peraturan Menteri Kesehatan No. 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang Syarat-Syarat Dan Pengawasan Kualitas Air. Jakarta: Kementrian Kesehatan.

Masduki, 2009, Bahan Ajar Mata Kuliah Pengolahan Air Minum, Jurusan Teknik Lingkungan, FTSP, ITS, Surabaya, hal 3-8

Masombe, Novriyan, 2015, Perencanaan Sistem Pelayanan Air Bersih Di Kelurahan Bonkawir Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Skripsi Program S1 Jurusan Teknik Sipil Universitas Sam Ratulangi, Manado. Hal 25-26, 30

NSPM Kimpraswil, 2002, Pedoman/Petunjuk Teknik dan Manual Bagian 6, Air Minum Perkotaan, Edisi Pertama, Jakarta.

SNI 03-3981-1995, Perencanaan Instalasi Saringan Pasir Lambat, BSN, Jakarta

Soegianto, Agus. 2005, Ilmu Lingkungan Sarana Menuju Masyarakat Berkelanjutan, Surabaya : Penerbit Airlangga University

Utomo, Sudiyo, 2012, Desain Saringan Pasir Lambat Pada Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPAB) Kolhua Kota Kupang, Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 4, Universitas Nusa Cendana, Kupang, Hal 40-46

Vipriyanti, Yurista, 2013, Perencanaan Bangunan Pengolahan Air Pejompongan II dengan Metode Konvensional, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Gunadarma, Jakarta, hal 6-7


Refbacks

  • There are currently no refbacks.