STUDI EVALUASI KERUSAKAN PADA RUAS JALAN ARJASA – CURAH TATAL KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO DENGAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI)

Arif Ruri Abdillah, Bambang Suprapto, Anang Bakhtiar

Abstract


ABSTRAK

Jalan bisa diartikan alat penghubung darat mulai dari segala elemen jalan. Kondisi ruas jalan  yang banyak terdapat kerusakan dapat menyebabkan akibat yang sangat fatal, salah satunya ditemukan pada ruas jalan Arjasa - Curah Tatal Kabupaten Situbondo. Dalam penelitian ini melakukan evaluasi kerusakan mengunakan metode Surface Distress Index (SDI), dimana dengan panjang jalan 8,8 km dapat ditentukan jenis kerusakan serta nilai kerusakannya, dan nantinya hasil dari penilaian kerusakan itu di integrasikan dalam sotware Sistem Informasi Geografis (SIG) yakni software ArcGIS agar dapat disampaikan secara informatif. Hasil dari evaluasi pada lokasi tersebut dapat ditemukan bahwa kerusakan yang terjadi cukup beragam meliputi retak buaya, retak pinggir, retak memanjang, retak melintang, lubang, dan bekas roda. Untuk penilaian kerusakannya menunjukkan bahwa nilai SDI di wilayah tersebut memiliki nilai rata-rata 35,5 serta memiliki kondisi jalan baik dan membutuhkan program penanganan berupa pemeliharaan rutin.

Kata Kunci: Jalan, Kerusakan Jalan, Metode SDI, Sistem Informasi Geografis.

 

ABSTRACT

Road can be interpreted as a means of connecting land starting from all elements of the road. The condition of roads that have a lot of damage can cause very fatal consequences, one of which is found on the Arjasa - Curah Tatal road, Situbondo Regency. In this research, damage evaluation was carried out using the Surface Distress Index (SDI) method, where with a road length of 8.8 km, the type of damage and the value of the damage can be determined, and later the results of the damage assessment will be integrated into the Geographic Information System (GIS) software, namely ArcGIS software so that it can be delivered informatively. The results of the evaluation at this location showed that the damage that occurred was quite diverse, including alligator cracks, edge cracks, longitudinal cracks, transverse cracks, holes and ruts. The damage assessment shows that the SDI value in this area has an average value of 38.05 and the roads are in good condition and require a handling program in the form of routine maintenance.

Keywords: Road, Road Damage, SDI Method, Geographic Information System.


References


Anas & Mochamad Anwar. (2021). Analisis Pelningkatan Jalan Pada Rulas Jalan Maliran–Sulmbelr. Joulrnal of Scielncel Nulsantara 1.1, 8-12.

Sulsanti, Pultri Dwi, & Atiqa Sabardila. (2023). Pelmbangulnan Jalan dan Jelmbatan Pelnghulbulng Akibat Belndulngan Jlantah di Delsa Tlobo dan Karangsari. Julrnal Administrasi Pulblik dan Pelmbangulnan 5.1, 57-71.

Christy Saragih, R. El., & Handayasari, I. (2019). Elvalulasi Kondisi Pelrmulkaan Pelrkelrasan Jalan (Stuldi Kasuls pada Jalan H. Ullakma Sinaga, Simalulnguln, Sulmatelra Ultara) delngan Meltodel Sulrfacel Distrelss Indelx. Institult Telknologi PLN.

Rachmawati, A. (2010). Aplikasi SIG (Sistelm Informasi Gelografis) Ulntulk Elvalulasi Sistelm Jaringan Drainasel di SUlB DAS Lowokwarul Kota Malang (Application of Gelographical Information Systelm for Elvalulating Drainagel Systelm at Sulb Basin Lowokwarul in Malang City). 4(2), 111–123.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.