STUDI PENGEMBANGAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU GILI TRAWANGAN DENGAN METODE 3R (REUSE, REDUCE, RECYCLE) DENGAN SOFTWARE SKETCHUP
Abstract
ABSTRAK
Peningkatan pertumbuhan penduduk akan berdampak secara signifikan terhadap pertumbuhan sampah. Salah satu wilayah yang merasakan ini adalah Gili Trawangan yang merupakan salah satu destinasi wisata populer di Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran timbulan sampah serta alur pengolahan sampah yang dapat diterapkan di TPST Gili Trawangan. Timbulan sampah yang dihasilkan masyarakat selanjutnya akan melalui proses pengumpulan atau kegiatan mengambil dan memindahkan sampah ke tempat penampungan sementara atau tempat pengolahan sampah dengan prinsip 3R (Reuce, Reduce, Recycle). Hasil dari penelitian ini memperkirakan TPST Gili Trawangan akan mengolah sampah masyarakat dengan timbulan sampah 1,17 ton per hari. Di mana setiap individu masyarakat di Gili Trawangan dapat menghasilkan 0,65 kilogram sampah setiap harinya. Di mana penerapan 3R (Reduce, Reuce, Recycle) di sumber sampah dengan melibatkan masyarakat untuk ikut serta mengelola sampah mulai dari pemilahan sampah organik dan an-organik, mengolah sampah organik menjadi dengan menggunakan komposter rumah tangga.
Â
Kata Kunci: pengolahan sampah, sampah, timbulan sampah, 3R (Reduce, Reuse, Recycle), gili trawangan.
Â
ABSTRACT
Increased population growth will have a significant impact on waste growth. One area that feels this way is Gili Trawangan which is one of the popular tourist destinations in West Nusa Tenggara. This study aims to determine the amount of waste generation and the flow of waste processing which can be applied in the Gili Trawangan TPST. The waste generated by the community will then go through the process of collecting or collecting and transferring waste to a temporary shelter or waste treatment site with the 3R principle (Reuse, Reduce, Recycle). The results of this study estimate that the Gili Trawangan TPST will process community waste with a waste generation of 1.17 tons per day. Furthermore, the waste will be composted which can be used by the community. Where is the application of 3R (Reduce, Reuce, Recycle) at the source of waste by involving the community to participate in managing waste starting from sorting organic and an-organic waste, processing organic waste into using a household composter.
Â
Keywords: waste management, garbage, waste generation, 3R (Reduce, Reuse, Recycle), gili trawangan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Badan Standarisasi Nasional, [SNI]. (2008). SNI 3242:2008 Tentang Pengelolaan Sampah di Permukiman. Badan Standardisasi Nasional, 1–23.
BPSDM PU. (2018). Modul Pengantar Pengolahan Sampah. Pengolahan Sampah Dengan Konsep WasteToEnergy,6. https://bpsdm.pu.go.id/center/pelatihan/uploads/edok/2019/04/e34ac_9._Modul_Insinerasi.pdf
BSILHK. (2022). Terpadu ( Tpst ) Dan Tempat Pengelolaan Wilayah Ibu Kota Nusantara Untuk Usaha / Kegiatan Risiko Menengah Rendah. Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup, 281–291.
Eko Noerhayati, Anita Rahmawati, G. N. (n.d.). STUDI PERENCANAAN CONSTRUCTED WETLAND UNTUK PENGOLAHAN GREY WATER DI PERUMAHAN TAMAN CANDILOKA, KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO.
Kementerian Pekerjaan Umum. (2013). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Prasarana Dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, 35.
Undang-Undang Republik Indonesia No.18. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia No 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah. 49, 69–73.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)