STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR KOMPOSIT MENGGUNAKAN METODE LRFD PADA GEDUNG HOTEL PARK REGIS MENTENG JAKARTA PUSAT
Abstract
Kecamatan Menteng terletak di Jakarta Pusat, daerah yang mengalami perkembangan pembangunan infrastruktur yang sangat pesat antara lain gedung-gedung perhotelan, pusat perbelanjaan dan gedung fasilitas umum lainnya. Jakarta pusat dilewati Ring Of Fire dan termasuk dalam zona gempa wilayah 4. Berdasarkan hal tersebut maka perlu adanya pembangunan dengan struktur yang kuat tahan gempa yaitu direncanakan menggunakan struktur komposit yang memiliki luas lahan 950,50 m2 yang terdiri dari 9 lantai dan 1 rooftop. Penulis merencanakan perencanaan menggunakan metode LRFD (Load Resistance Factor Design) struktur yang terdiri dari dua atau lebih material yang berbeda dari sifat dan karakteristik yang bekerja sama untuk memikul beban yang bekerja pada struktur tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan fungsi bangunan. Standar perencanaan yang digunakan yaitu SNI 1727:2013,SNI 2847:2013, dan SNI 1729:2015. Untuk Analisa perhitungan menggunakan bantun software ETABS V 18.0.2. Menghasilkan perhitungan tebal plat lantai 1 s/d 10 (atap) 125 mm dengan tulangan terpasang ϕ10-250 mm untuk tulangan pokok dan ϕ8-250 untuk tulangan sengkang, dimensi balok anak menggunkan profil WF 350.250.9.14 dan WF 350.350.12.19, dimensi balok induk menggunakan profil WF 450.300.11.18 , dimensi kolom menggunakan profil WF 600.300.14.23 dengan selimut beton 50 cm x 70 cm dan tulangan longitudinal 4ϕ14 serta tulangan sengkang ϕ10-250, pondasi menggunakan tiang pancang diameter 40 sebanyak 4 tiang dalam 1 pondasi dengan kedalam 14 m yang memiliki tulangan pokok  10 - D22 mm dan tulangan spiral D12-21 mm.
Kata Kunci : Struktur Komposit, Metode LRFD, Pondasi Tiang Pancang
Â
Menteng District is located in Central Jakarta, an area that is experiencing very rapid development of infrastructure development including hotel buildings, shopping centers and other public facility buildings. Central Jakarta is passed by the Ring of Fire and is included in the earthquake zone area 4. Based on this, it is necessary to develop a structure with a strong earthquake resistance, which is planned to use a composite structure which has a land area of 950.50 m2 consisting of 9 floors and 1 rooftop. The authors plan the planning using the LRFD (Load Resistance Factor Design) method of structures consisting of two or more different materials of different properties and characteristics that work together to carry the loads acting on the structure without neglecting the safety and function factors of the building. The planning standards used are SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, and SNI 1729:2015. For analysis of calculations using ETABS V 18.0.2 software. Resulting in the calculation of floor plate thickness 1 to 10 (roof) 125 mm with reinforcement installed ϕ10-250 mm for main reinforcement and ϕ8-250 for stirrup reinforcement, joist beam dimensions using profiles WF 350.250.9.14 and WF 350.350.12.19, beam dimensions Main uses WF 450.300.11.18 profile, column dimensions use WF 600.300.14.23 profile with 50 cm x 70 cm concrete blanket and 4ϕ14 longitudinal reinforcement and ϕ10-250 stirrup reinforcement, foundation uses 40 diameter piles of 4 piles in 1 foundation with 14 depth m having 10 - D22 mm main reinforcement and D12-21 mm spiral reinforcement.
Keywords : Composite Strukture, LRFD Method, Pile Foundation
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Badan Standardisasi Nasional. 2013. Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lainnya (SNI 03:1727:2013).Jakarta.
Badan Standardisasi Nasional. 2013. Persyaratan Beton Struktur untuk Bangunan Gedung (SNI 2847:2013).Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2002. SNI 1729:2002. Spesifikasi Bangunan Gedung Baja Struktural. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2016 . SNI 1725:2016. Pembebanan untuk jembatan, Jakarta.
Hafizh Albari, Muhammad, Warsito & Anang Bakhtiar. 2022. Studi Alternatif Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang Menggunakan Konstruksi Baja-Beton Komposit. Skripsi. Universitas Islam Malang.
Setiawan, Agus. 2008. Perencanaan Struktur Baja dengan Metode LRFD. Jakarta. Erlangga.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)