Studi Alternatif Gedung Fisip Universitas Islam Malang Dengan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM)

Tri Andre Winata, Warsito Warsito, Bambang Suprapto

Abstract


Gempa bumi didefinisikan sebagai getaran yang bersifat alamiah, yang terjadi pada lokasi tertentu, dan sifatnya tidak berkelanjutan, ada beberapa sistem struktur yang dapat diterapkan dalam bangunan untuk menahan gempa berdasarkan SNI-1726-2012 Tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung, salah satu sistem struktur yang dapat diterapkan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen. terdapat perbedaan dari sistem tersebut yaitu mengenai persyaratan penulangan komponen struktur, memiliki tujuh lantai dengan panjang bangunan 40 m, lebar bangunan 25 m dan tinggi bangunan 28,4 m. Secara umum, tugas akhir ini adalah merencanakan  ulang dengan konsep Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) sebagai alternatif dalam perencanaan struktur.. Standar perencanaan yang digunakan yaitu SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, SK SNI 03-1726-2002 dan SKBI-1.3.53.1987. Perhitungan studi perencanaan struktur dengan sistem rangka pemikul momen menengah menghasilkan tebal pelat 150 mm untuk pelat lantai 1 s/d 2 (area parkir) dengan tulangan terpasang Ø12-125 dan 125 mm untuk pelat lantai 3 s/d 7 dan atap dengan tulangan terpasang Ø10-125 ; dimensi balok anak yang digunakan adalah 40/70 cm, 30/60 cm, 25/45 cm dengan diameter tulangan menggunakan D22 dan D19 ; dimensi balok induk 40/70 cm dan 30/45 cm dengan diameter tulangan menggunakan D22 dan D19; dimensi kolom menggunakan 70/70 cm dan 50/50 cm dengan diameter tulangan menggunakan D25. Tulangan yang digunakan sebagai tulangan sengkang adalah Ø10. Perencanaan pondasi menggunakan pondasi tiang pancang kedalaman 13 m, dengan daya dukung tiang berdasarkan SPT adalah 78,01 ton.

Kata Kunci : SRPMM, Studi Alternatif, Gedung FISIP

Full Text:

PDF

References


Agus Setiawan, 2008, Perencanaan Struktur Baja dengan Metode LRFD, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Anonim. 2002. SNI 1726:2002 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Badan Standarisasi Nasional.

Anonim. 2013. SNI 2847:2013 Persyaratan Beton Struktur untuk Bangunan Gedung. Badan Standarisasi Nasional.

Gideon Kusuma, Vis W.C.,1993. Dasar-dasar Perencanaan Beton Bertulang Edisi Kedua Seri Beton 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Istimawan Dipohusodo, 1993, Struktur Beton Bertulang, Departement Pekerjaan Umum RI.

Puskim, 2018. Desain Spektra Indonesia.

(http://puskim.pu.go.id/Aplikasi/desainspektraindonesia2011/, diakses tanggal 05 februari 2018).

Suharjanto, 2013, Rekayasa Gempa, Penerbit Kepel Press, Yogyakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami