Studi Perencanaan Struktur Beton Bertulang Dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) Tahan Gempa Pada Ijen Suites Hotel Kota Malang

Lailatul Fitriyani, Warsito Warsito

Abstract


Pembangunan Ijen Suites Hotel yang dibangun di Jl. Ijen Nirwana Raya – Kota Malang, bangunan berfungsi sebagai hotel, dengan 12 lantai struktur dan tinggi gedung 46,05 m, lokasi bangunan berada di Kota Malang, dimana merupakan wilayah dengan resiko gempa menengah, namun tingkat ketinggian bangunan 46,05 m menyebabkan bangunan beresiko tinggi terhadap gempa, sehingga diperlukan perencanaan struktur yang mampu menerima beban gempa resiko tinggi. Pada tugas akhir ini gedung Ijen Suites Hotel diranceng dengan konstruksi beton bertulang dengan SIstem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Perancangan komponen meliputi perancangan pelat, balok,kolom, dan joint alok-kolom dengan mengacu pada peraturan SNI 1726-2012 dan SNI 2847-2013. Beban yang dianalisis berupa beban mati, hidup, dan gempa (lateral). Mutu baja tulangan ulir fy = 390 Mpa, polos fy = 240 Mpa, dan mutu beton fc’ = 35 Mpa. Studi perencanaan ini menhasilkan tebal pelat 12 cm dengan tulangan pokok Ø10-140 dan tulngan bagi Ø8-200. Balok anak dimensi 25cm x 30 cm dengan tulangan tumpuan atas 6D16 dan bawah 3D16, tulangan lapangan atas 3D16 dan bawah 2D16. Baban gempa yang ditinjau dengan kombinasi dua arah orthogonal 100% gaya untuk satu arah ditambah 30% gaya untuk tegak lurus, dengan jumlah gaya geser terskala Vt = 0,85 V = 379254,35 kg. Balok induk B1 dimensi 40cm x 60cm dengan tulangan tumpuan sepanjang lo = 1200mm tulangan atas 7D22 dan bawah 5D22 dengan sengkang 3Ø10-70, tulangan lapangan atas 3D22 dan tulangan bawah 4D22 dengan sengkang 2Ø10-150, , K1 (60 cm x 100 cm) diperoleh tulangan utama 20D25 dengan tulangan sengkang pada daerah tumpuan sepanjang lo = 1000mm sebesar 5Ø12-100 dan sengkang lapangan sebesar 4Ø12-150. Sedangkan joint balok-kolom yang ditinjau pada joint balok-kolom line 7-C luas joint efektif (Aj) = 400000 mm2, kuat geser reduksi (ϕVn) = 3017,20 kN > gaya geser pada potongan x-x (Vx-x) = 1904,06 kN, sehingga joint cukup mampu menahan gaya geser yang terjadi, maka digunakan tulangan transversal ujung kolom yaitu 5Ø12-100 untuk joint balok-kolom.

 

Kata Kunci :Struktur Beton Bertulang, SRPMK, Tahan Gempa

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2013.Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung, Bandung ; Departemen Pekerjaan Umum

Anonim, 2012.Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung, Jakarta ; Departemen Pekerjaan Umum

Anonim, 2013.Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung, Bandung ; Departemen Pekerjaan Umum

Nasution, Amrinsyah. 2009. Analisis dan Desain Struktur beton Bertulang, Bandung, ITB

Imran, Asroni. 2010. Balok dan Plat Beton bertulang, Yogyakarta : Graha Ilmu

Setiawan, Agus. 2011. Analisis Hubungan Balok Kolom Beton Bertulang, Jurnal Universitas Bina Nusantara, Jakarta.

Stefanus, Deddymus Bin. 2015. Perancangan Struktur Gedung Awana Condotel Yogyakarta Berdasarkan SNI 1726 – 2012 dan SNI 2847 – 2013, Laporan Tugas Akhir Sarjana Strata Satu, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta.

Dwiarti, Nuresta. 2011. Perilaku Sambungan Balok-Kolom (Beam-Column Joints) Pada Bangunan Struktur Beton Bertulang Komposit (Steel Reinforced Concrete) Akibat Beban Gempa.Jurnal ITS, Surabaya


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami