Studi Evaluasi Perencanaan Perkerasan Jalan Kampung Baru-Pa’kebuan (STA.00+000 – 10+000) Kecamatan Krayan Nunukan Kalimantan Utara

Ihsannudin Ihsannudin

Abstract


Keadaan  jalan pada suatu daerah merupakan suatu ukuran akan keberhasilan pembangunan  pada daerah tersebut, bersamaan dengan itu banyak terjadi di pemerintah daerah yang jauh dari pengawasan khususnya daerah perbatasan, menggunakan perencanaan jalan hanya mengambil data dari tahun sebelumnya, maka disini penulis mencoba mengangkat salah satu kegiatan yang ada di suatu daerah, apakah perencanaan kegiatan disana memenuhi persyaratan pembangunan jalan menggunakan metode yang berlaku di Indonesia melalui Departemen Pekerjaan Umum.

Metode yang digunakan dalam penyusunan studi ini adalah dengan Metode Analisa Komponen. Adapun langkah-langkah untuk menentukan Tebal Lapis Struktur Perkerasan Jalan tersebut adalah Jalur Rencana, Umur Rencana (UR), Indeks Permukaan (IP), Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR), Angka Ekivalen (E), Lintas Ekivalen Permulaan (LEP), Lintas Ekivalen Akhir (LEA), Lintas Ekivalen Tengah (LET), Lintas Ekivalen Rencana (LER), Daya Dukung Tanah (DDT), Faktor Regional (FR), dan Indeks Tebal Perkerasan (ITP). Sedangkan untuk analisa drainasenya sendiri dilakukan dengan mengolah data curah hujan dan menganalisa hidrologi dengan tahapan Pengujian Konsistensi, Perhitungan Hujan dengan Metode Poligon Thiessen, Analisa  Dengan Metode Log Person Type III, Analisa Uji Frekwensi, Analisa Debit Rancangan dan Dimensi Saluran.

Dari hasil perhitungan Tebal Lapis Perkerasan Jalan dengan tebal lapis permukaan D1 = 5 cm menggunakan Lapen, tebal lapis pondasi atas D2 = 20 cm menggunakan batu pecah kelas A, tebal lapis pondasi bawah D3 = 25 cm menggunakan sirtu kelas B dengan umur rencana 10 tahun,sedangkan konstruksi jalan lama dengan tebal lapis permukaan 5 cm tebal lapis pondasi atas  20 cm dan tebal lapis pondasi bawah  30 cm. Untuk analisa hidrologi dengan pengolahan data curah hujan dari dua buah stasiun penakar hujan yaitu Stasiun Krayan dan Stasiun Krayan Sealatan sehingga diperoleh nilai untuk luas penampang saluran A = 1,1057 m2, keliling aliran air pada salaran P = 2,5595 m, kecepatan aliran air dalam saluran V = 1,9346 m/detik dan debit saluran Q = 2,1391 m3/detik, dimana saluran yang direncanakan adalah salauran dengan bentuk trapesium.

 

Kata Kunci : Perkerasan Lentur , Perencanaan Jalan, Drainase Jalan

Full Text:

PDF

References


Alamsyah, A,A, Edisi Revisi (2006),Rekayasa Jalan Raya, Penerbit Universitas Muhamadiyah Malang

Direktorat Jendral Bina Marga, (1987), Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen, Penerbit Yayasan Badan Penerbit PU

Hendarsin, S.L, Cetakan Pertamaa (2000),

Perencanaan Teknik Jalan Raya,Penerbit Politeknik Negri Bandung Jurusan Teknik Sipil, Bandung

Hendarsin, S.L, Cetakan Pertama(2000),

Perencanaan Drainase Jalan Tekik Jalan Raya,Penerbit Politeknik Negri Bandung Jurusan Teknik Sipil, Bandung

Sugiono kh (1995), Buku Teknik Sipil,

Penerbit Nova Bandung

Sukirman, S, (1994), Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan, Penerbit Nova Bandung

Sukirman, S, (1994), Perkerasan Lentur Jalan Raya, penerbit Nova Bandung

Suripin, (2003), Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan, Penerbit Andi Yogyakarta

(Sumber: PPGJR Direktorat Bina Marga: 1992)

(Sumber: Dinas PU Kabupaten nunukan: 2012)

(sumber: http://library.binus.ac.id)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Rekayasa Sipil Terindeks oleh:
 
        
 
 
 Jurnal Rekayasa Sipil is licensed under a CC BY-NC-SA
 
 

© 2023 Rekayasa Sipil. All rights reserved.

Email: sipil@unisma.ac.id | Telp: 0341551932

Tentang Kami | Hubungi Kami