Studi Penelitian Perbaikan Tanah Dengan Metode Vertical Drains Untuk Penanggulangan Kerusakan Jalan dan Bangunan Rumah Di Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang

Israil Israil, Warsito Warsito, Eko Noerhayati

Abstract


Tanah lempung adalah tanah yang termasuk tanah cohesif serta salah satu tanah yang mempunyai daya dukung yang rendah, sifat kembang susut yang besar dan deformasi yang terjadi sangat besar dan waktu proses yang lama. Dengan adanya permasalahan tersebut maka penulis mencoba melakukan penelitian untuk perbaikan dengan usaha stabilitas menggunakan metode vertical drains dengan menambahkan pasir lolos saringan no. 4 dan tertinggal di saringan no. 10. Penelitian ini dilakukan melalui 2 tahap, pertama dengan uji konsolidasi dan kedua dengan metode vertical drains. Pada metode vertical drains menggunakan pasir sebagai drain dengan 3 sampel benda uji silinder. Sampel pertama dengan drain besar berdiameter 4,75 cm, sampel kedua dengan drain kecil berdiameter 2,54 cm, dan sampel ketiga tanpa tambahan drain. Dengan masing-masing tinggi silinder 17,8 cm dan diameter 15,2 cm. Hasil dari setiap penurunan vertical drains ini akan dibandingkan dengan hasil penurunan dari konsolidasi

Kata kunci : Konsolidasi, Tanah Lempung, Vertical Drains


Full Text:

PDF

References


American Society for Testing and Materials (ASTM) D 422-72. (2007). Standard Method for

Particle-Size Analysis of Soil.

Hardiyatmo, Hary Christady. (2012). Mekanika Tanah I. Edisi. Ke-6. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press

American Society for Testing and Materials (ASTM) D 2216-71. (1989). Standard Test Method

for Laboratory Determination of Water (Moisture) Content of Soil and Rock by Mass.

American Society for Testing and Materials (ASTM) D 427-74. (1989). Standard Test Method

of Test for Shrinkage Limit of Soil

American Society for Testing and Materials (ASTM) D 2435-50. (1989). Standard Test Method

for One-Dimensional Consolidation Properties of Soils


Refbacks

  • There are currently no refbacks.